DPR dan Kemenperin Genjot IKM Berkembang
- 18 Sep 2025 12:21 WIB
- Surabaya
KBRN, Sidoarjo: Kementerian Perindustrian, bersama DPR RI Komisi VII, menggelar pendidikan dan pelatihan (Diklat) penumbuhan serta pengembangan wirausaha baru, khususnya sektor industri mikro dan kecil. Kegiatan ini bertujuan mendorong pelaku IKM Sidoarjo agar lebih maju, memiliki daya saing, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) DPR RI Komisi VII Dapil Jatim I, Bambang Haryo Soekartono (BHS), menegaskan bahwa pemerintah memberikan perhatian serius terhadap penguatan industri kecil dan mikro. Selain pelatihan, peserta juga akan mendapatkan pendampingan hingga akses modal dengan bunga rendah.
“Di samping pelatihan, ada pendampingan langsung untuk mendapatkan modal. Kementerian Perindustrian sudah menyiapkan skema pembiayaan dengan bunga hanya sekitar 5 persen, hampir sama dengan KUR. Bedanya, ini khusus untuk industri,” ujar BHS, Kamis (18/9/2025).
BHS menambahkan, pendampingan tidak hanya sebatas modal, tetapi juga mencakup sertifikasi, manajemen produksi, pengemasan, hingga pemasaran. Ia berharap warga Sidoarjo dapat melahirkan pengusaha-pengusaha tangguh yang mampu bersaing di kawasan Sidoarjo Raya.
“Pasar di Sidoarjo sangat potensial karena dikelilingi Surabaya, Gresik, Pasuruan, dan Mojokerto. Dengan UMR yang sama, yaitu Rp4,8 juta, peluang untuk produk IKM diminati sangat besar. Saya yakin Sidoarjo bisa bersaing,” katanya.
Sementara itu, Direktur IKM Pangan, Furniture dan Bahan Bangunan, Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka, Bayu Fajar Nugroho, menegaskan pihaknya akan terus mendampingi IKM agar naik kelas. Ia menilai komitmen pelaku IKM Sidoarjo sangat tinggi, didukung fasilitas dan kerja sama lintas pihak.
“Kami sudah petakan potensi di sini. Harapannya, dari mikro bisa naik ke kecil, dari kecil ke menengah, bahkan menuju besar. Pasarnya ada, komitmennya tinggi, dan kami akan mendampingi agar Diklat ini tidak hanya berhenti sebagai pelatihan, tapi berlanjut menjadi prestasi nyata,” kata Fajar.
Kegiatan Diklat berlangsung selama empat hingga lima hari dengan menghadirkan narasumber berkualitas. Selain mencetak wirausaha baru, program ini diharapkan mampu memperkuat posisi Sidoarjo sebagai salah satu pusat pertumbuhan IKM di Jawa Timur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....