Bandara Juanda Gelar Airport Emergency Skala Besar
- 27 Agt 2025 10:11 WIB
- Surabaya
KBRN, Sidoarjo: Bandara Internasional Juanda menggelar Airport Emergency Exercise tahun 2025 untuk memastikan kesiapsiagaan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi situasi darurat. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bandara dalam meningkatkan keselamatan penerbangan.
General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, menyampaikan bahwa latihan ini bertujuan menguji kecepatan respons, koordinasi, dan efektivitas penanganan darurat oleh seluruh unsur yang terlibat.
"Keselamatan penerbangan adalah prioritas utama. Latihan ini dilakukan guna memastikan bahwa jika keadaan darurat sungguhan terjadi, semua pihak telah memiliki prosedur dan keterampilan yang mumpuni untuk melindungi keselamatan penumpang dan awak pesawat," ujarnya, Rabu (27/8/2025).
Latihan ini disimulasikan dalam 3 (tiga) rangkaian latihan skala penuh atau full scale, yaitu aircraft accident exercise, airport security exercise, dan fire building exercise. Pada aircraft accident exercise, sebuah pesawat Udara Air tipe Boeing 737-300 disimulasikan mengalami kecelakaan dan jatuh di area sektor H6.
"Exercise ini tidak hanya aircraft accident exercise namun terdapat dua exercise lainnya. Untuk fire building diskenariokan akan ada kebakaran gedung di area komersial T2," tambah Tohir.
Tohir menjelaskan bahwa latihan ini melibatkan beberapa stakeholder, termasuk Puspenerbal dan Lanudal Juanda.
"Kami berterima kasih kepada stakeholder yang terlibat terutama kepada Jajaran Puspenerbal dan Lanudal Juanda, Tim Salvage Lanudal Juanda, Tim Sathanlan Lanudal Juanda, Basarnas, Otban Wilayah III, Airnav Surabaya, BBKK Surabaya, Imigrasi, Maskapai dan RS terdekat wilayah Sidoarjo dan Surabaya yang ikut berperan aktif dalam latihan ini," terang Tohir.
Tohir menekankan bahwa keselamatan penerbangan merupakan prioritas utama yang bersifat mandatori dan menjadi perhatian ekstra karena menyangkut keselamatan jiwa manusia.
"Mengapa kegiatan ini perlu dilakukan, karena untuk menguji fungsi koordinasi, komunikasi serta komando anta runit dan instansi sesuai dengan Dokumen Penanggulangan Keadaan Darurat Bandara atau Airport Emergency Plan Document dan Dokumen Program Keamanan Bandar Udara atau Airport Security Programme Document," katanya mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....