DPR RI Dorong Perda Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal
- 31 Jul 2025 11:43 WIB
- Surabaya
KBRN, Sidoarjo: Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, menegaskan pentingnya pengoptimalan bonus demografi, khususnya generasi muda, agar dapat terserap maksimal di dunia kerja. Hal itu disampaikan dalam Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar di salah satu hotel di Sidoarjo, Rabu (31/7/2025).
Dalam kegiatan yang dihadiri ratusan peserta dan perwakilan berbagai elemen masyarakat itu, Bambang Haryo menekankan perlunya kebijakan daerah berupa Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur prioritas penyerapan tenaga kerja lokal, terutama oleh sektor industri yang beroperasi di wilayah tersebut.
“Bonus demografi adalah kekuatan bangsa. Tapi kalau tidak dikelola dengan regulasi yang kuat, maka anak-anak muda kita hanya jadi penonton di tengah geliat industri,” kata Bambang Haryo di hadapan peserta.
Menurutnya, salah satu bentuk nyata keberpihakan adalah dengan mendorong lahirnya Perda yang mewajibkan industri memberikan kuota prioritas bagi tenaga kerja lokal. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi dapat selaras dengan pengurangan angka pengangguran daerah.
“Lapangan kerja yang tercipta di daerah harus dinikmati oleh warga daerah itu sendiri. Pemerintah daerah wajib hadir dengan regulasi yang berpihak,” ucapnya.
Selain menyoroti isu ketenagakerjaan, dalam kesempatan itu Bambang juga memaparkan sejumlah program prioritas pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto. Beberapa di antaranya termasuk perhatian khusus terhadap kelompok rentan seperti guru honorer, pelaku UMKM, serta perluasan bantuan sosial berbasis produktif.
“Pak Prabowo memiliki komitmen besar pada pembangunan manusia, bukan hanya fisik. Guru honorer, UMKM, petani, nelayan, semua akan jadi prioritas pembangunan,” ucap politisi dari Partai Gerindra tersebut.
Bambang mengajak generasi muda untuk tidak hanya bergantung pada lapangan kerja formal, tetapi juga mengembangkan potensi kewirausahaan berbasis digital dan lokalitas di bidang ekonomi kreatif. Ia berharap bonus demografi Indonesia benar-benar menjadi berkah, bukan beban.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....