Dosen UNAIR Komentari Kunjungan Bill Gates ke Indonesia
- 15 Mei 2025 07:38 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya: Kunjungan Bill Gates ke Indonesia, Rabu (7/5) pekan lalu, menarik perhatian publik. Munurut Agastya Wardhana dosen FISIP UNAIR, bantuan filantropi yang dilakukan pendiri Microsoft dalam hubungan internasional tersebut bukanlah hal baru.
"Bantuan seperti ini umum dilakukan. Yang menarik adalah sambutan hangat dari Presiden Prabowo," ujar Agastya, Rabu (14/5/2025).
Agastya menyoroti sisi personal Prabowo yang terbuka pada tokoh global. Termasuk dalam isu-isu penting seperti kesehatan.
Pertemuan tersebut menyoroti program uji coba vaksin TBC di Indonesia. Gates memberi dukungan terhadap program tersebut.
Menurut Agastya, TBC adalah isu krusial di Indonesia. Surabaya termasuk kota dengan kasus TBC tinggi.
"Ini momentum penting bagi Indonesia. Kita tidak bisa menangani TBC sendirian di tengah keterbatasan anggaran.” ujarnya.
Dukungan Gates disebut bisa melengkapi upaya pemerintah. Apalagi pembangunan kini fokus ke program prioritas lain.
Gates Foundation telah lama mendukung sektor pembangunan di Indonesia. Bantuan yang disalurkan mencapai sekitar 2,6 triliun rupiah.
"Tak heran jika Presiden Prabowo akan memberikan penghargaan,” kata Agastya.
Prabowo berencana memberi bintang kehormatan untuk Gates, dan hal ini menjadi sinyal positif bagi kepercayaan global. Namun, kerja sama dengan filantropi global tetap menyimpan risiko.
Agastya menyinggung konsep philanthrocapitalism dalam hal ini. Konsep itu adalah filantropi yang beriringan dengan kepentingan kapitalis.
“Kita harus waspada. Tapi sejauh ini tidak terlihat dampak yang merugikan dari kerja sama itu.”
Ia menambahkan, Indonesia juga telah lama menggunakan produk Microsoft.
"Selama tidak bertabrakan dengan kepentingan nasional, tidak masalah.”
Terkait kekhawatiran publik, Agastya menyebut itu wajar. Namun, keputusan tetap berada di tangan pemerintah.
“Meskipun masyarakat merasa manfaatnya, sentimen negatif akan selalu ada,” ujarnya.
Agastya menutup dengan menyebut kerja sama ini sebagai peluang. Dukungan Gates dapat melengkapi program pemerintah. “Ini peluang kolaborasi internasional yang saling menguntungkan,” katanya mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....