Efisiensi Anggaran Berdampak Signifikan terhadap Kementerian dan Lembaga
- 09 Feb 2025 12:20 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya: Pemerintah telah melakukan upaya efisiensi anggaran untuk mengoptimalkan penggunaan dana negara. Upaya ini telah berdampak signifikan terhadap kementerian dan lembaga, yang harus menyesuaikan diri dengan anggaran yang lebih efisien.
Menurut anggota DPR RI, Komisi VII, Erik Hermawan, efisiensi anggaran dilakukan karena beberapa faktor. Utamanya pembayaran hutang luar negeri yang telah jatuh tempo tahun 2025 ini. Selain itu program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga menjadi faktor pendukung.
"Upaya efisiensi anggaran ini tentunya karena beberapa faktor. Hal utama yakni Pemerintah harus membayar hutang luar negeri yang jatuh tempo tahun ini, selain itu ada program MBG yang menyerap anggaran besar dalam pelaksanaannya," kata Erik saat dihubungi, Minggu (9/2/2025).
Dikatakannya, dampak efisiensi anggaran ini juga dirasakan oleh kementerian dan lembaga. Mereka harus menyesuaikan diri dengan anggaran yang lebih efisien dan melakukan prioritas terhadap program dan kegiatan yang harus dilaksanakan.
"Kami harap Kementerian dan Lembaga melakukan prioritas terhadap program dan kegiatan yang harus dilaksanakan, sehingga dapat memastikan bahwa anggaran yang tersedia digunakan secara efektif dan efisien," kata legislator Golkar itu.
Meskipun demikian, efisiensi anggaran ini juga memiliki dampak negatif terhadap kementerian dan lembaga. Ribuan tenaga honorer atau tenaga kontrak dirumahkan, beberapa program prioritas lembaga juga terpaksa dihentikan akibat efisiensi anggaran tersebut.
"Sebenarnya efisiensi ini bukan pemotongan anggaran, tapi dibekukan sementara. Tentu, positif-negatif nya pasti ada," ucapnya mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....