HMI Dorong Kepala Daerah Wujudkan Pendidikan Gratis dan Infrastruktur

  • 21 Feb 2025 07:05 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Mojokerto: Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mojokerto Raya, Ambang Muchammad Irawan, menyampaikan harapan besar kepada kepala daerah yang baru dilantik untuk segera merealisasikan janji-janji kampanye dalam lima tahun ke depan.

Ambang menegaskan bahwa mahasiswa menginginkan agar setiap program kerja kepala daerah dapat dilaksanakan sejak hari pertama pasca pelantikan. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah memberikan peluang beasiswa daerah.

"Harapan teman-teman HMI Mojokerto adalah agar perhatian terhadap beasiswa daerah ditekankan," ujar Ambang kepada RRI Surabaya pada Kamis (20/2/2025).

Bersama rekan-rekan mahasiswa lainnya, Ambang juga menyoroti sejumlah isu penting di Kabupaten dan Kota Mojokerto, salah satunya terkait proyek-proyek infrastruktur.

"Pembangunan di daerah, termasuk pembangunan sumber daya alam dan manusia, harus terus diperhatikan. Kepala daerah juga perlu mengetahui cara menghadapi warga daerahnya sendiri, tanpa harus melihat kondisi wilayah lain yang berbeda," ungkapnya.

Ambang menuntut agar kepala daerah periode 2025-2030 memprioritaskan kebutuhan masyarakat, terutama di sektor infrastruktur.

"Di Kabupaten, pemerataan infrastruktur sangat penting karena wilayahnya sangat luas. Selain itu, ada dana bantuan khusus (BK) yang bisa digunakan untuk desa-desa yang membutuhkan," tambahnya.

Ambang juga berharap agar kepala daerah yang baru dapat bijak dalam menghadapi efisiensi anggaran, yang sering menjadi polemik, dan menekankan agar bidang pendidikan tidak terganggu.

"Proyek infrastruktur yang kurang fungsional sebaiknya tidak dilanjutkan, meskipun dengan alasan untuk kepentingan rakyat," jelasnya.

Sebagai bentuk dukungan sekaligus tekanan, mahasiswa berharap kepala daerah yang baru dapat menjalankan tugasnya dengan baik, khususnya dalam memprioritaskan kepentingan masyarakat dan dunia pendidikan di Mojokerto.

"Harapan kami untuk Pemerintah Kota Mojokerto adalah agar masalah pembangunan ini lebih dikaji lagi," tutup Ambang.

Untuk diketahui, pasangan Walikota dan Wakil Walikota terpilih, Ika Puspita Sari-Sidarta Arisandi, dan Bupati -wakil Bupati Mojokerto terpilih resmi dilantik menjadi kepala daerah hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Nasional 2024 di Istana Negara pada Kamis (20/2/2025) dengan masa jabatan 2025-2030.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....