Pudak Gresik, Unik dari Bungkus Ope
- 02 Okt 2026 19:21 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Gresik - Pudak menjadi salah satu kuliner khas Gresik, Jawa Timur, yang memiliki ciri berbeda dari jajanan tradisional pada umumnya. Bukan hanya resepnya, makanan berbahan tepung beras, gula dan santan ini juga mempertahankan penggunaan ope atau pelepah daun pinang sebagai pembungkus.
Keberadaan Pudak memiliki sejarah panjang. Pemerintah Kabupaten Gresik mencatat, produksi Pudak sebagai industri rumah tangga telah dimulai sejak 1949 dan kemudian berkembang menjadi Toko Pudak Cap Kuda pada 1950. Usaha tersebut didirikan Nyonya Tjioee Boen Lay atau Nyonya Tjioe.
“Pudak pertama kali diproduksi sebagai home industri sejak 1949 dan berkembang menjadi toko kecil bernama toko pudak Cap Kuda sejak tahun 1950,” demikian keterangan dalam laman resmi Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Gresik.
Dalam perkembangannya, cara pembuatan dan pengemasan Pudak buatan Nyonya Tjioe menjadi acuan bagi Pudak yang dikenal di Gresik. Laman resmi Pemkab Gresik menyebut, “semua Pudak yang ada di Gresik mengacu pada Pudak buatan nyonya Tjioe, mulai dari bahan dasar, cara pembuatan, hingga bentuk dan pengemasannya yang menggunakan bungkus ope.”
Ope bukan sekadar pembungkus. Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X Kementerian Kebudayaan menjelaskan, pelepah daun pinang harus diproses terlebih dahulu sebelum digunakan. Bagian dalam pelepah dipilih karena lebih tebal dan halus, sementara bagian luarnya dibuang.
“Kemasan pudak memiliki bentuk yang khas karena bahan pembungkusnya yang mulai sulit didapatkan dan proses pembuatannya pun tidak sederhana,” demikian ditulis Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X dalam laman resminya.
Selain Pudak putih yang menggunakan gula pasir dan Pudak merah dengan gula Jawa, terdapat pula Pudak sagu. Pemerintah Kabupaten Gresik juga mencatat adanya pengembangan Pudak dengan tambahan bahan alami seperti pandan dan suji.
Pudak menunjukkan bahwa kekhasan kuliner tradisional tidak hanya terletak pada rasa. Resep, cara pengolahan, hingga penggunaan ope sebagai pembungkus menjadi bagian dari identitas makanan yang telah berkembang di Gresik selama puluhan tahun.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....