Soto Ayam Cak To Undaan Wetan, Tetap Autentik dan Setia di Hati Pelanggan sejak 1986
- 06 Okt 2026 17:39 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya — Kota Surabaya menyimpan banyak sekali surga kuliner legendaris yang telah melintasi berbagai generasi. Salah satu warung soto yang paling ikonik dan tak pernah sepi dari pemburu kuliner adalah Soto Ayam Cak To, yang berlokasi di Jalan Undaan Wetan No. 36, Surabaya.
Warung ini telah lama menjadi jujukan utama bagi warga lokal maupun wisatawan yang mencari kelezatan soto ayam dengan cita rasa khas Madura yang kaya rempah. Perjalanan panjang warung soto ini tentu tidak instan dan menyimpan cerita sejarah yang menarik. Berdiri pertama kali pada tahun 1986,
Soto Ayam Cak To awalnya tidak langsung menempati bangunan permanen di dalam gang seperti sekarang. Pada masa awal merintis usaha puluhan tahun silam, sang pendiri menjajakan kulinernya tepat di area depan jalan raya sebelum akhirnya memutuskan untuk bertransformasi dan berpindah tempat.
Perpindahan lokasi tersebut bukan tanpa alasan yang kuat. Andri, anak sekaligus pengelola saat ini, menceritakan bahwa perpindahan ke dalam gang terjadi sekitar tahun 2000-an. Keputusan ini diambil karena pertimbangan keamanan dan ketertiban tempat berdagang agar pelanggan bisa menikmati hidangan dengan lebih tenang dan nyaman.
"Dulu di depan awalnya, terus pindah ke sini tahun 2000-an masuk ke dalam," ujar Andri saat ditemui di warungnya.
Ia juga mengenang bahwa dinamika keramaian pelanggan tidak pernah surut meskipun lokasi usahanya bergeser sedikit ke dalam. "Dulu dua-duanya ramai. Cuma karena yang depan sering kena obrakan, jadi kita putusin masuk aja ke dalam," tambahnya menjelaskan alasan kepindahan tersebut.
Selain faktor sejarah dan tempat, konsistensi rasa menjadi kunci utama mengapa Soto Ayam Cak To tetap eksis di tengah gempuran kuliner modern saat ini. Di tengah persaingan bisnis kuliner yang sangat ketat di Kota Pahlawan, Soto Ayam Cak To memiliki ciri khas tersendiri yang langsung melekat di ingatan para penikmat setianya.
Menurut Andri, daya tarik utama yang membuat pelanggan selalu kembali adalah porsi lauk yang melimpah serta racikan kuah yang pekat. "Lauknya lebih banyak, sama harganya kita bersaing, enggak terlalu mahal masnya," ungkap Andri ramah mengenai keunggulan warungnya yang tetap ramah di kantong masyarakat.
Keunggulan lain yang membedakan soto ini dari kompetitornya terletak pada kekuatan bumbu rempah yang digunakan. Andri menegaskan bahwa racikan bumbu mereka diracik secara maksimal untuk menghasilkan sensasi rasa yang kuat di lidah.
"Rasanya kita lebih tajam daripada yang lain," tutur Andri sambil tersenyum, menegaskan karakter rasa kuah soto ayam buatan keluarganya yang gurih, harum, dan berempah kuat.
Bagi masyarakat yang ingin menikmati semangkuk kehangatan Soto Ayam Cak To, seporsi soto nikmat ini dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau, yakni Rp27.000 saja. Dengan harga tersebut, pelanggan sudah bisa menikmati potongan daging ayam yang berlimpah berpadu dengan kuah kuning yang gurih kaya rempah serta bebas mengambil koya yang tersedia diatas meja.
Bagi pencinta kuliner yang ingin berkunjung, warung legendaris ini beroperasi setiap hari mulai pagi hari hingga sore menjelang malam. "Dari setengah 6 pagi udah buka, last order setengah 4 sore, malam enggak buka," pungkas Andri menutup perbincangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....