Menjelajah Sejarah Spaghetti, Kuliner Italia Favorit Masyarakat

  • 07 Agt 2026 08:31 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya — Pasta kini telah menjadi salah satu jenis kuliner asal Barat yang sangat populer dan digemari oleh berbagai lapisan masyarakat di Indonesia. Terbuat dari tepung gandum durum, nama pasta diambil dari tekstur adonan yang pucat saat pertama kali dicampur.

Pasta yang berbeda memiliki nama yang berbeda, banyak yang didasarkan pada bentuk adonan yang berbeda. Fakta menariknya, disadur dari National Geographic, hidangan pasta di Napoli pada masa lalu identik dengan kaum pengemis atau lazzaroni.

Ketika para lazzarone berhasil mengumpulkan empat koin untuk makan makaroni atau pasta pada hari itu, mereka sudah merasa cukup. Namun, karena kelezatannya serta seiring perkembangan zaman, kepopuleran pasta terus naik kelas hingga sangat digemari oleh masyarakat kelas atas.

Dari sekian banyak jenis pasta yang ada, spaghetti muncul sebagai varian paling favorit yang kerap menjadi pilihan utama, baik saat bersantap di restoran berkelas, kafe kasual, hingga menjadi hidangan favorit di rumah. Secara historis, spaghetti merupakan hidangan khas Italia yang telah ada sejak berabad-abad lalu.

Namanya diambil dari kata spaghetto yang berarti "tali tipis" dalam bahasa Italia, merujuk pada bentuk untaian mi yang panjang dan silindris. Meskipun adonan tepung gandum dan air telah dikonsumsi sejak zaman kuno, Italia menjadi pusat perkembangan variasi pasta hingga akhirnya hidangan ini diproduksi secara massal dan menyebar ke seluruh penjuru dunia.

Masuknya spaghetti ke Indonesia tidak terlepas dari arus globalisasi, pengaruh budaya Barat, serta menjamurnya restoran ala Eropa sejak dekade akhir abad ke-20. Seiring berjalannya waktu, masyarakat Indonesia yang sudah terbiasa mengonsumsi mi lokal dapat dengan mudah menerima cita rasa spaghetti. Alhasil, hidangan ini bertransformasi dengan cepat dari kuliner asing eksotis menjadi salah satu santapan favorit masyarakat sehari-hari.

Saat ini, berbagai tempat kuliner di kota-kota besar kerap menyajikan spaghetti sebagai menu utama dengan beragam variasi kreatif. Mulai dari resep klasik seperti bolognese, carbonara, dan aglio olio, hingga kreasi fusi (fusion) yang disesuaikan dengan lidah masyarakat lokal yang menyukai cita rasa gurih, pedas, dan berani.

Salah satu bentuk inovasi modern yang kian memikat penikmat kuliner terlihat pada sajian spaghetti dengan saus pekat berbumbu gurih kaya rempah. Untaian mi spaghetti disajikan melimpah di atas piring bundar, terendam dalam saus kental beraroma khas dengan taburan peterseli kering di bagian tengahnya.

Daya tarik sajian tersebut makin lengkap dengan kehadiran potongan chicken katsu garing yang digoreng hingga berwarna kuning keemasan, menciptakan perpaduan tekstur renyah dan lembut yang memanjakan lidah. Perkembangan variasi dan kreasi kuliner seperti ini membuktikan bahwa spaghetti telah beradaptasi dengan sangat baik dalam kebudayaan kuliner di Tanah Air.

Tidak lagi sekadar menjadi makanan asing penjelajah rasa, spaghetti kini semakin familier dan mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pilihan kuliner utama yang selalu dicari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....