Bubur Candil, Kuliner Tradisional Manis yang Kaya Cita Rasa
- 17 Jul 2026 16:07 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Bubur candil merupakan salah satu makanan tradisional Indonesia yang terkenal dengan rasa manis, gurih, dan teksturnya yang kenyal. Hidangan ini banyak dijumpai di Pulau Jawa, terutama di Jawa Tengah dan Jawa Timur, serta memiliki berbagai nama di beberapa daerah, seperti jenang grendul atau bubur biji salak.
Bubur candil sering disajikan sebagai makanan penutup, takjil saat bulan Ramadan, maupun hidangan pada acara adat dan selamatan. Bubur candil dipercaya berasal dari tradisi kuliner masyarakat Jawa.
Nama "candil" merujuk pada bola-bola kecil yang terbuat dari tepung ketan ataupun ubi jalar. Dalam budaya Jawa, makanan berbahan dasar ketan dan gula merah sering dihidangkan dalam berbagai upacara adat sebagai simbol harapan akan kehidupan yang manis, rukun, dan penuh berkah.
Seiring perkembangan zaman, bubur candil menjadi salah satu jajanan tradisional yang digemari masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia, dengan variasi rasa dan cara penyajian yang berbeda. Keunikan bubur candil terletak pada perpaduan tekstur kenyal dari bola-bola candil dengan kuah gula merah yang manis dan saus santan yang gurih.
Kombinasi tersebut menciptakan cita rasa yang seimbang sehingga cocok dinikmati dalam keadaan hangat maupun dingin. Selain menjadi makanan sehari-hari, bubur candil memiliki nilai budaya yang cukup tinggi.
Hidangan ini sering disajikan dalam acara selamatan, syukuran, dan tradisi keagamaan. Kehadirannya mencerminkan kekayaan kuliner Nusantara yang diwariskan secara turun-temurun dan tetap lestari hingga saat ini.
Bubur candil merupakan salah satu warisan kuliner Indonesia yang memiliki cita rasa khas dan nilai budaya yang kuat. Dengan bahan-bahan sederhana serta proses pembuatan yang relatif mudah, bubur candil tetap menjadi favorit masyarakat Indonesia, terutama sebagai hidangan penutup dan menu berbuka puasa.
Bahan utama pembuatan bubur candil cukup sederhana yaitu tepung ketan, air, dan sedikit garam. Kuahnya terdiri dari santan kental, gula merah, daun pandan, dan garam. Kombinasi bahan sederhana ini menghasilkan cita rasa lezat tanpa perlu bahan tambahan rumit.
Bahan-bahan tersebut mudah ditemukan di pasar tradisional maupun supermarket, sehingga siapa saja dapat mencoba membuatnya di rumah. Tertarik untuk mencoba membuat Bubur Candil sendiri? Yuk, simak kreasi resep Bubur Candil ala Segari (segari.id) yang praktis berikut :
Bahan-bahan :
200 gram tepung ketan
50 gram tepung tapioka
½ sendok teh garam
125 ml air hangat
200 gram gula merah, sisir halus
1 lembar daun pandan, simpulkan
500 ml air
2 sendok makan tepung tapioka, larutkan dengan 3-5 sendok makan air
Bahan untuk Kuah Santan :
150 ml santan kental
½ sendok teh garam
1 lembar daun pandan, simpulkan
Cara membuat Bubur Candil :
1.Campurkan santan kental, sedikit garam, dan daun pandan di panci. Masak dengan api sedang sambil terus diaduk hingga mendidih. Sisihkan.
2.Di wadah lainnya, campurkan tepung ketan, tepung tapioka dan sedikit garam, lalu tuangi dengan air hangat perlahan-lahan sambil diuleni hingga menjadi adonan kalis yang mudah dibentuk. Bulat-bulatkan adonan dengan ukuran sekitar 1 - 1.5 cm.
3.Panaskan air secukupnya, lalu masukkan bulatan adonan candil ketika air telah mendidih. Masak hingga adonan matang dan terapung ke permukaan. Saring dan tiriskan.
4.Panaskan kembali 500 ml air bersama gula merah, daun pandan. Masak hingga mendidih.
5.Masukkan kembali candil yang telah direbus sebelumnya lalu perlahan-lahan tuang larutan tepung tapioka sambil terus diaduk hingga Bubur Candil mengental, lalu matikan api.
6.Sajikan Bubur Candil di mangkuk saji lalu siram dengan kuah santan secukupnya, dan Bubur Candil siap untuk disantap.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....