Pemanfaatan Bunga Telang Sebagai Pewarna Alami

  • 09 Apr 2026 15:10 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya — Dalam beberapa waktu terakhir, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi pangan sehat semakin meningkat. Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah penggunaan bahan tambahan pangan, khususnya pewarna. Penggunaan pewarna sistetis secara berlebihan, sehingga diperlukan alternatif pewarna alami yang lebih aman sekaligus memberikan manfaat kesehatan.

Salah satu bahan alami yang potensial adalah bunga telang (Clitoria ternatea), ungkap It. Tri Rahayuningsih, M.A., Dosen Program Studi Teknologi Industri Pertanian Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, dalam dialognya di RRI Surabaya, dengan topik “Pemanfaatan Bunga Telang sebagai Pewarna Alami untuk Kesehatan Masyarakat”.

Tri menjelaskan, bunga telang memilki warna biru khas berasal dari senyawa antosianin. Senyawa ini merupakan pigmen alami yang larut dalam air dan memilki sifat antioksidan. "Selain itu, bunga telang juga mengandung flavonoid, polifenol, serta vitamin yang bermanfaat bagi tubuh."ujarnya.

Keunikan lain dari bunga telang adalah kemampuannya berubah warna tergantung tingkat keasaman atau pH. Dalam kondisi netral, warna yang dihasilkan cenderung biru, sedangkan pada kondisi asam dapat berubah menjadi ungu hingga kemerahan. Karakterisitik ini menjadikan bunga telang menarik untuk diaplikasikan dalam berbagai produk pangan.

Dalam pemanfaatannya, bunga telang dapat digunakan sebagai pewarna alami pada berbagai jenis makanan dan minuman, seperti minuman herbal, sirup, produk bakery, mi, hingga dessert seperti puding dan jelly. Proses penggunaannya pun relatif sederhana, yakni dengan mengekstrak kelopak bunga menggunakan air panas hingga menghasilkan larutan berwarna biru yang siap digunaan.

Selain memberikan warna alami yangg menarik, bunga telang juga memiliki berbagai manfaat kesehatan. Kandungan antosianin berperan sebagai antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas, membantu menjaga kesehatan mata, mendukung kesehatan kulit, serta berpotensi meningktakan fundsi otak dan daya ingat.

"Selain itu, bunga telang juga memilki sifat antiinflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh." katanya.

Lebih lanjut, dalam paparannya pemanfaatan bunga telang sebagai pewarna alami dinilai dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat. Di antaranya adalah mengurangi ketergantungan terhadap pewarna sintetis, meningkatkan konsumsi pangan fungsional, serta mendukung gaya hidup sehat dan alami.

Tidak hanya dari sisi kesehatan, pemanfaatan bunga telang juga berpotensi memberikan nilai tambah secara ekonomi. Budidaya tanaman ini relatif mudah dan dapat dikembangkan oleh masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sehingga mampu mendorong pengembangan produk pangan lokal yang lebih inovatif.

Dengan berbagai keunggulan tersebut, bunga telang dinilai sebagai salah satu solusi alternatif dalam menciptakan produk pangan yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga aman dan bermanfaat bagi kesehatan masyarakat, ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....