Tren "Donat tanpa Bolong" Bomboloni Jadi Idola Baru

  • 06 Apr 2026 18:42 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Jika dulu donat identik dengan lubang di tengahnya, kini perhatian para pencinta kuliner tampaknya benar-benar teralihkan oleh saudara sepupunya dari Italia: Bomboloni. Kudapan manis berisi krim melimpah ini kembali merajai lini masa media sosial dan antrean toko roti di berbagai kota besar.

Berbeda dengan donat klasik Amerika yang menonjolkan tekstur chewy dan berbagai topping di atasnya, bomboloni menawarkan sensasi kejutan di setiap gigitan. Teknik pengisian dari samping atau atas membuat isian di dalamnya tetap lumer saat dinikmati.

Apa yang membuat bomboloni begitu digemari dibandingkan donat biasa? Berikut adalah beberapa faktor kuncinya:

Tekstur Adonan: Bomboloni yang otentik menggunakan teknik fermentasi yang tepat, menghasilkan tekstur yang lebih empuk dan ringan.

Varian Isian Tanpa Batas: Dari classic vanilla custard hingga rasa kekinian seperti pistachio, salted caramel, hingga tiramisu.

Tampilan Estetik: Taburan gula halus (icing sugar) yang menyelimuti seluruh permukaan menjadikannya sangat "Instagrammable".

Tren bomboloni tidak hanya dirasakan oleh toko roti premium. Selama setahun terakhir, muncul ribuan UMKM berbasis home-industry yang menawarkan bomboloni dengan harga lebih terjangkau namun rasa bersaing.

"Bomboloni itu bukan cuma soal rasa, tapi soal pengalaman. Pas digigit, isinya lumer ke mana-mana. Itu yang bikin orang ketagihan buat beli lagi," Kata Shinta pelaku UMKM kue Surabaya,

Bagi Anda yang ingin mencicipi atau bahkan mencoba membuatnya sendiri di rumah, para ahli menyarankan untuk memperhatikan suhu minyak saat menggoreng. Jika terlalu panas, bagian luar akan gosong sementara bagian dalam masih mentah. Sebaliknya, jika kurang panas, adonan akan menyerap terlalu banyak minyak.

Harga pasaran bomboloni saat ini berkisar antara Rp8.000 hingga Rp25.000 per buah, tergantung pada kualitas bahan dan jenis isian yang digunakan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....