Ikan Papakulu, Unik dengan Rasa Gurih Khas Nusantara

  • 02 Apr 2026 12:22 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Ikan papakulu atau yang lebih dikenal sebagai ikan ayam-ayam merupakan salah satu jenis ikan laut dari famili Drepaneidae, khususnya genus Drepane. Mengutip dari laman Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP), kkp.go.id, Dalam bahasa Inggris, ikan ini sering disebut sebagai sicklefish atau batfish karena bentuk tubuhnya yang pipih dan siripnya menyerupai sabit.

Ikan ayam-ayam memiliki karakteristik diantaranya Tubuh pipih dan melebar seperti cakram, sirip punggung dan sirip anus memanjang, warna tubuh umumnya perak dengan garis atau bercak hitam, dan mulut kecil dan dapat menonjol ke depan (protraktil).

Ikan papakulu banyak ditemukan di perairan tropis Indo-Pasifik, termasuk Indonesia.

Habitatnya meliputi Perairan pantai dangkal, Daerah estuari (muara sungai), dan Perairan berlumpur atau berpasir. Ikan ini sering hidup berkelompok, terutama saat masih kecil. Ikan ayam-ayam tergolong omnivora. Makanannya meliputi : Plankton, Krustasea kecil, Cacing laut, Alga. Mulutnya yang kecil memudahkannya memakan organisme kecil di dasar perairan.

Meski masih tergolong kurang populer di kalangan masyarakat luas. Namun, bagi pecinta kuliner seafood, ikan ini justru memiliki daya tarik tersendiri karena cita rasanya yang khas dan teksturnya yang unik. Ikan papakulu banyak ditemukan di wilayah Indonesia bagian timur, khususnya di daerah Makassar. Meski belum setenar ikan yang lainnya seperti kakap atau gurami, papakulu mulai dikenal melalui berbagai olahan kuliner khas daerah tersebut.

Dalam dunia kuliner, ikan ini sering diolah menjadi berbagai hidangan seperti ikan bakar, saus padang, hingga olahan kecap yang menggugah selera. Secara umum, ikan papakulu memiliki beberapa karakteristik yang cukup khas, diantaranya Ukuran tubuh relatif kecil, Warna tubuh cenderung kecokelatan dengan pola tertentu, Memiliki sisik yang cukup keras, Daging berwarna putih dan bersih. Sisik yang keras tersebut berfungsi melindungi bagian daging di dalamnya sehingga tetap terjaga kualitasnya.

Salah satu keunggulan utama ikan papakulu terletak pada tekstur dan rasanya. Daging ikan ini dikenal memiliki tekstur yang kenyal namun tetap empuk, Gurih alami tanpa banyak bumbu tambahan, dan Memiliki kadar garam alami yang cukup tinggi.

Karena rasanya yang sudah gurih, ikan ini sering dimasak dengan teknik sederhana agar tidak merusak cita rasa aslinya.

Ikan papakulu dapat diolah dengan berbagai metode, seperti : Dibakar atau dipanggang, Dimasak saus padang, Dimasak dengan kecap, Diasapi menggunakan batok kelapa. Teknik pengasapan dengan batok kelapa menjadi salah satu cara unik yang banyak digunakan karena mampu memberikan aroma khas tanpa merusak tekstur daging. Biasanya, ikan ini disajikan bersama sambal seperti sambal bawang atau sambal dabu-dabu untuk menambah cita rasa.

Seperti ikan pada umumnya, papakulu juga memiliki kandungan gizi yang baik, diantaranya Tinggi protein, Rendah lemak, dan Baik untuk kesehatan tubuh. Hal ini membuat ikan papakulu menjadi pilihan makanan sehat, terutama bagi masyarakat yang ingin mengonsumsi protein hewani rendah lemak.

Ikan papakulu merupakan salah satu kekayaan kuliner Indonesia yang patut dikenal lebih luas. Dengan tekstur daging yang lembut, rasa gurih alami, serta berbagai cara pengolahan tepat dan menarik, ikan ini memiliki potensi besar untuk menjadi hidangan favorit di berbagai daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....