Pisang Kepok Kian Diburu, Jadi Rahasia Cuan UMKM Kuliner

  • 01 Apr 2026 23:01 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya : Di tengah gempuran tren buah-buahan impor, Pisang Kepok tetap kokoh berdiri sebagai primadona di pasar tradisional maupun supermarket modern. Tak hanya sekadar buah meja, pisang dengan tekstur padat ini kini menjadi tulang punggung bagi ribuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor kuliner.

Berbeda dengan pisang ambon atau susu yang nikmat disantap langsung, pisang kepok memiliki karakteristik unik. Teksturnya yang tetap kenyal dan tidak mudah hancur setelah dimasak membuatnya menjadi bahan baku utama camilan populer.

"Dulu orang anggap pisang kepok itu makanan 'ndeso'. Sekarang, lihat saja di mal-mal, pisang goreng wijen atau pisang geprek semuanya pakai kepok kuning. Harganya pun stabil cenderung naik karena peminatnya banyak," kata Aris, salah satu penjual buah di Manukan, Rabu, 1 April 2026.

Pisang Kepok memiliki beberapa kelebihan. Pertama, daya tahannya terhadap panas. Kandungan pati yang tinggi membuat pisang kepok cocok diolah dengan berbagai metode, seperti digoreng, dikukus, maupun dipanggang, tanpa mudah hancur.

Kedua, ragam olahan yang semakin variatif. Pisang kepok banyak digunakan untuk produk seperti pisang goreng krispi, pisang epe khas Makassar, hingga keripik pisang kekinian yang menyasar pasar anak muda.

Selain itu, nilai gizinya juga menjadi daya tarik tersendiri. Pisang kepok kaya akan kalium dan serat, serta kerap direkomendasikan bagi penderita gangguan pencernaan karena memiliki sifat antasid alami.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....