Tahu Tek Surabaya, Jejak Kuliner Jalanan yang Melegenda

  • 12 Mar 2026 09:57 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Kota Surabaya dikenal sebagai salah satu daerah di Jawa Timur yang memiliki kekayaan kuliner tradisional. Berbagai makanan khas lahir dari kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan bahan sederhana menjadi hidangan yang lezat. Salah satu kuliner yang cukup populer adalah Tahu Tek, makanan khas Surabaya yang dikenal dengan perpaduan tahu goreng, lontong, tauge, dan siraman bumbu petis yang kental.

Sejarah tahu tek dipercaya berkembang dari kebiasaan masyarakat Surabaya yang gemar mengonsumsi makanan berbahan dasar tahu dan lontong. Dalam sejumlah catatan kuliner tradisional yang dibahas Fadly Rachman dalam buku Jejak Rasa Nusantara: Sejarah Makanan Indonesia, hidangan ini mulai dikenal luas pada awal abad ke-20 ketika budaya kuliner kaki lima berkembang pesat di kawasan perkotaan Jawa.

Nama “tahu tek” sendiri memiliki cerita unik. Istilah tersebut diyakini berasal dari bunyi “tek…tek…tek…” yang muncul ketika para pedagang memotong tahu dan lontong menggunakan gunting atau alat logam di atas piring atau wajan. Bunyi khas tersebut menjadi penanda kehadiran pedagang tahu tek yang berkeliling menjajakan dagangannya di berbagai sudut kota Surabaya, terutama pada malam hari.

Pada awal kemunculannya, tahu tek dijual oleh pedagang keliling menggunakan gerobak sederhana. Hidangan ini dibuat dari bahan-bahan yang mudah ditemukan, seperti tahu goreng yang dipotong kecil, lontong, tauge, serta kentang goreng. Semua bahan tersebut kemudian disiram dengan bumbu khas yang terbuat dari campuran petis udang, kacang tanah, bawang putih, cabai, dan kecap manis.

Cita rasa tahu tek terletak pada perpaduan bumbu petis yang kuat dengan gurihnya kacang tanah. Petis memberikan aroma khas yang menjadi ciri kuliner Surabaya, sementara tambahan kerupuk dan taburan bawang goreng menambah tekstur serta rasa pada hidangan ini. Kombinasi sederhana tersebut membuat tahu tek menjadi makanan yang mengenyangkan sekaligus menggugah selera.

Seiring waktu, tahu tek semakin dikenal luas oleh masyarakat. Hidangan yang awalnya hanya dijual oleh pedagang keliling kini juga banyak ditemukan di warung makan hingga pusat kuliner di Surabaya. Bahkan bagi sebagian warga, tahu tek menjadi salah satu makanan yang identik dengan suasana malam di kota tersebut.

Keberadaan tahu tek hingga saat ini menunjukkan bagaimana kuliner sederhana dapat berkembang menjadi bagian dari identitas budaya suatu daerah. Dari suara gunting yang berbunyi “tek…tek…tek” di gerobak pedagang keliling, hidangan ini tumbuh menjadi salah satu kuliner khas yang selalu mengingatkan orang pada cita rasa tradisional Surabaya yang autentik.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....