Kementerian Ekraf Dorong Kuliner Dongkrak Wisata Daerah

  • 30 Okt 2025 13:45 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya: Pemerintah mendorong peningkatan potensi wisata kuliner di Indonesia, melalui komersialisasi produk makanan maupun minuman dari berbagai daerah, salah satunya Kota Surabaya.

Melalui Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif, bersama dengan Komisi VII DPR RI, para pelaku usaha kuliner diberikan sosialisasi dan pelatihan, bagaimana agar kiliner daerah mampu dikenal hingga mancanegara.

Membuka pelatihan kali ini, Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono menjelaskan, kuliner menyumbang 46 persen dari sektor Ekonomi Kreatif secara total penerimaan negara.

"Kuliner ini menempati peringkat pertama, kontribusi PDB kita. Dari ekonomi kreatif ini sekitar 215 triliun, 46 persennya dari kuliner," ujarnya, Kamis (30/10/2025).

Oleh sebab itu, pihaknya terus mendorong, agar produk produk kuliner daerah, dapat mendongkrak potensi wisata dan menarik minat para wisatawan mancanegara.

"Jumlah kuliner nusantara kita, ada sekitar 5000 macam. Sebisa mungkin ini kita dorong untuk bisa menjadi kuliner kuliner andalan dari negara kita," katanya.

Sementara itu, Direktur Kuliner, Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain, Kementerian Ekraf/ Bekraf, Andy Ruswar mengatakan, salah satu langkah komersialisasi ini adalah sosialisasi HKI dan sertifikasi.

"Kalau sudah punya HKI, kalau ditiru negara lain, ini bisa kita klaim. Seperti rendang, itu dari Indonesia, negara lain tidak bisa lagi mengklaim.

Surabaya menjadi salah satu daerah dengan potensi wisata kuliner yang cukup besar di Indonesia, bahkan ada yang tetap eksis dari generasi ke generasi.

"Sangat sangat banyak ya. Banyak kuliner di Surabaya ini ada yang sudah beberapa generasi, dan sampai sekarang masih ada. Ini membuktikan bahwa kuliner di daerah ini tetap eksis dan ini harus dijaga," ucapnya.

Potensi wisata kuliner di Indonesia sangat besar karena keragaman kuliner daerahnya, seperti rendang, sate, dan gudeg, yang kaya akan sejarah dan budaya.

Potensi ini terus dikembangkan melalui promosi destinasi kuliner, penyediaan fasilitas, hingga dukungan masyarakat setempat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....