Gudeg, Warisan Budaya dari Yogyakarta yang Melegenda
- 29 Agt 2025 12:51 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya: Gudeg merupakan makanan khas yang saat ini menjadi ikon kuliner Yogyakarta dan dikenal hingga mancanegara. Tidak hanya wisatawan domestik, bahkan wisatawan asing pun tertarik untuk mencicipi kelezatan makanan tradisional yang kaya akan cita rasa ini.
Gudeg adalah makanan berbahan dasar nangka muda (gori) atau rebung yang dimasak dengan santan dan bumbu rempah khas, yang diciptakan dan berkembang di Yogyakarta sejak berabad-abad yang lalu.
Dilansir dari Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta pada laman kebudayaan.jogjakota.go.id, berdasarkan kisah yang ditulis dalam serat Centhini, diperkirakan bahwa gudeg sudah dikenal sejak abad 16 atau 17, bahkan dapat dipastikan gudeg sudah dikenal jauh sebelum Kesultanan Yogyakarta berdiri.
Pada masa itu, gudeg sudah menjadi makanan yang dijual para penjajah saat ada keramaian yang dilengkapi dengan pertunjukan wayang dan hidangan untuk menjamu tamu di wilayah pedesaan Jawa.
Kekhasan gudeg Yogyakarta terletak pada rasanya yang manis, warnanya yang coklat tua kemerahan, dan santannya yang kental (areh). Penyajian gudeg biasanya dilengkapi dengan lauk seperti ayam, telur, tahu, atau tempe bacem, serta kelengkapan lain seperti sambal goreng krecek dan areh yang menjadi satu kesatuan tak terpisahkan.
Gudeg membutuhkan waktu memasak yang lama hingga berjam-jam untuk menghasilkan rasa dan warna yang khas serta relatif lebih awet dibandingkan sayur gori biasa. Proses masaknya ini yang membutuhkan kesabaran dan keahlian khusus, dengan dua jenis yakni gudeg basah dan gudeg kering.
Gudeg juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Yogyakarta melalui industri kuliner dan pariwisata. Bagaimana, tertarik untuk mencicipi kelezatan gudeg khas Yogyakarta yang legendaris? (Ellin/MG)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....