Influenza Melonjak di Sidoarjo, Sejumlah Rumah Sakit Penuh
- 06 Okt 2026 16:01 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Sidoarjo - Lonjakan pasien dengan gejala influenza terjadi di sejumlah rumah sakit di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, dalam dua pekan terakhir. Tingginya jumlah pasien bahkan membuat kapasitas tempat tidur di sejumlah rumah sakit nyaris penuh.
Kondisi tersebut salah satunya terjadi di RSU Assakinah Medika, Sukodono. Rumah sakit itu terpaksa menambah kapasitas perawatan dengan mengubah sejumlah ruangan yang sebelumnya digunakan untuk kebutuhan manajemen menjadi ruang pasien.
Dokter Spesialis Anak RSU Assakinah Medika, dr Nur Alfiani, mengatakan peningkatan kasus influenza memang tengah terjadi. Pasien yang datang didominasi anak-anak dengan keluhan demam tinggi, batuk, dan pilek.
"Memang saat ini sedang marak kasusnya," kata Nur Alfiani dalam keterangan yang diterima, Selasa, 6 Oktober 2026.
Dari sekitar 110 tempat tidur yang tersedia sebelumnya, seluruhnya telah terisi. Rumah sakit kemudian menambah kapasitas menjadi 120 tempat tidur untuk mengantisipasi lonjakan pasien.
Sekitar 80 persen pasien yang menjalani perawatan mengalami gejala yang mengarah pada infeksi saluran pernapasan, termasuk influenza. Peningkatan pasien juga berdampak pada tingginya kunjungan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Menurut Nur, pasien rata-rata membutuhkan waktu perawatan sekitar tiga hari sebelum diperbolehkan pulang. Anak-anak menjadi salah satu kelompok yang cukup banyak menjalani perawatan karena lebih rentan terhadap infeksi virus.
Gejala yang banyak ditemukan antara lain batuk kering, pilek, dan demam tinggi yang dapat mencapai 39 hingga 40 derajat Celsius, terutama pada beberapa hari pertama. Pasien juga dapat mengalami nyeri otot serta malaise atau kondisi tubuh yang terasa sangat lemas.
Influenza pada kondisi tertentu dapat berkembang menjadi komplikasi serius, seperti pneumonia atau radang paru-paru hingga gangguan pernapasan. Karena itu, masyarakat diminta tidak menganggap remeh gejala yang muncul.
Nur mengimbau masyarakat segera memeriksakan diri apabila demam tinggi berlangsung selama beberapa hari, kondisi tubuh semakin lemah, atau muncul sesak napas. Pencegahan penularan juga perlu dilakukan dengan kembali menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Masyarakat dianjurkan rutin mencuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan, menggunakan masker ketika sakit atau berada di tempat ramai, serta menerapkan etika batuk dan bersin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....