Gado-gado, Makanan Sehat yang Menyimpan Kalori Tersembunyi
- 05 Okt 2026 11:49 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Gado-gado adalah salah satu ikon kuliner Indonesia yang sering dianggap sebagai pilihan makan sehat karena bahan utamanya berupa sayuran rebus. Namun, anggapan bahwa gado-gado selalu rendah kalori perlu diluruskan. Di balik tumpukan sayuran segar dan tahu-tempe, tersimpan kalori tersembunyi yang bisa membuat asupan harian Anda melonjak tanpa disadari.
Satu porsi gado-gado tanpa lontong tercatat mengandung sekitar 266 kalori. Namun, angka ini bisa berubah drastis ketika Anda menambahkan lontong, kerupuk, dan telur rebus. Dengan tambahan lontong seberat 90 gram yang menyumbang 130 kalori dan kerupuk sekitar 40 hingga 60 kalori, total kalori satu porsi gado-gado lengkap bisa menembus 500 hingga 600 kalori.
Sumber kalori tersembunyi terbesar dalam gado-gado sebenarnya bukanlah sayurannya, melainkan bumbu kacang yang menjadi ciri khas hidangan ini. Bumbu kacang mengandung sekitar 475 kilokalori per 100 gram, dengan komposisi lemak 27 gram dan karbohidrat 45 gram. Kandungan gula merah dalam bumbu kacang juga sangat tinggi, bahkan bisa mencapai 30 hingga 40 persen dari komposisi bumbu tersebut.
Tidak hanya bumbu kacang, kerupuk yang biasanya menjadi pelengkap gado-gado juga merupakan penyumbang kalori kosong yang signifikan. Kerupuk mengandung lemak trans dan karbohidrat sederhana yang cepat diserap tubuh tanpa memberikan manfaat gizi yang berarti. Sementara itu, tahu dan tempe yang digoreng juga menambah asupan lemak dari minyak penggorengan.
Melansir laman ayosehat.kemkes.go.id, disarankan batas konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL) per orang per hari, yaitu 50 gram gula, 2.000 miligram natrium, dan 67 gram lemak. Satu porsi gado-gado dengan bumbu kacang yang melimpah bisa menyumbang sebagian besar kebutuhan lemak harian Anda dalam sekali makan. Belum lagi jika Anda mengonsumsi gado-gado bersamaan dengan minuman manis atau camilan lainnya.
Bagi Anda yang tetap ingin menikmati gado-gado sebagai bagian dari pola makan sehat, ada beberapa strategi yang bisa diterapkan. Kurangi porsi bumbu kacang menjadi setengah atau sepertiga dari yang biasa disajikan, dan ganti lontong dengan nasi merah atau kentang rebus untuk karbohidrat yang lebih berserat. Hindari kerupuk atau batasi hanya satu keping kecil, serta pilih tahu dan tempe yang dikukus atau dipanggang alih-alih digoreng.
Dengan pengaturan porsi dan pemilihan bahan yang bijak, gado-gado tetap bisa menjadi hidangan yang mengenyangkan sekaligus menyehatkan. Kuncinya adalah kesadaran bahwa sayuran sehat pun bisa berubah menjadi makanan tinggi kalori jika ditambahkan bahan-bahan pelengkap yang kurang tepat. Jadi, nikmatilah gado-gado dengan cerdas, bukan dengan asumsi bahwa semua yang berlabel sayur otomatis rendah kalori.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....