Cantik dengan Softlens, tapi Jangan Abaikan Kesehatan Mata
- 30 Sep 2026 08:50 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Softlens atau lensa kontak menjadi salah satu pilihan untuk membantu penglihatan sekaligus menunjang penampilan. Dibandingkan kacamata, softlens memberikan tampilan yang lebih praktis karena tidak memiliki bingkai. Namun, di balik manfaat tersebut, penggunaan softlens yang tidak tepat dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan mata.
Mengutip dari website keslan.kemkes.go.id melalui Kementerian Kesehatan RI melalui Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan menjelaskan bahwa lensa kontak dapat menimbulkan sejumlah dampak negatif apabila tidak digunakan sesuai aturan. Beberapa risiko yang disebutkan antara lain kekurangan oksigen pada mata (hipoksia), kerusakan lapisan kornea, reaksi alergi dan toksik, gangguan air mata, serta keratitis atau peradangan kornea.
Dampak penggunaan softlens yang tidak benar juga dijelaskan melalui website keslan.kemkes.go.id seperti gejala-gejala yang ditimbulkan, yaitu:
Dapat menyebabkan mata kering, pemakaian softlens terlalu lama dapat membuat mata kekurangan cairan dan oksigen. Kondisi tersebut dapat menyebabkan mata terasa perih, panas, berair, atau tidak nyaman.
Dapat menyebabkan risiko iritasi dan mata merah, softlens yang kotor, tidak sesuai dengan kondisi mata, atau digunakan terlalu lama dapat menyebabkan iritasi. Gejalanya dapat berupa mata merah, terasa perih, berair, sensitif terhadap cahaya, hingga terasa seperti terbakar.
Dapat meningkatkan risiko infeksi kornea, salah satu risiko yang paling perlu diperhatikan adalah infeksi pada kornea atau keratitis. Risiko tersebut dapat meningkat apabila pengguna tidak menjaga kebersihan tangan, lensa, maupun tempat penyimpanan softlens.
Konjungtivitis papiler Gian (GPC) ditandai dengan gejala seperti rasa gatal, kelopak mata bengkak, mata merah, dan adanya ulkus pada kornea sehingga mengakibatkan berkurangnya penglihatan.
Softlens pada dasarnya dapat digunakan sebagai alternatif kacamata, tetapi penggunaannya membutuhkan perhatian terhadap kebersihan, lama pemakaian, serta kondisi mata. Pemakaian yang tidak tepat dapat menyebabkan mata kering, iritasi, mata merah, kerusakan kornea, hingga infeksi serius.
Karena itu, jangan hanya mempertimbangkan penampilan ketika menggunakan softlens. Kebersihan, kualitas produk, cara pemakaian, dan kondisi kesehatan mata harus menjadi perhatian utama. Jika setelah menggunakan softlens muncul rasa sakit, mata merah, keluar cairan atau nanah, sensitif terhadap cahaya, maupun penglihatan menjadi kabur, sebaiknya segera hentikan penggunaan dan konsultasikan kondisi tersebut kepada dokter mata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....