Kenali Neonatal Acne, Jerawat yang Bisa Muncul pada Bayi
- 28 Agt 2026 13:23 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Melihat bintik-bintik merah atau seperti jerawat muncul di wajah bayi tentu bisa membuat orang tua khawatir. Namun, tidak semua bintik pada kulit bayi menandakan penyakit. Salah satunya adalah jerawat bayi atau baby acne, yang dalam kondisi tertentu juga dikenal sebagai neonatal acne.
Meskipun bayi belum mengalami perubahan hormon seperti remaja, kulit bayi tetap dapat dipengaruhi oleh hormon. Mengutip dari website eprints.ukh.ac.id sejumlah masalah kulit yang umum ditemukan pada bayi antara lain erythema toxicum neonatorum, transient neonatal pustular melanosis, neonatal acne, milia, miliaria, dermatitis atopik, dan dermatitis popok.
Jika jerawat bayi biasanya berupa bintik-bintik merah kecil atau benjolan seperti jerawat pada wajah. Pada beberapa bayi, bintik tersebut dapat memiliki bagian tengah berwarna putih. Kemunculannya paling sering berada di:
Pipi
Dagu
Dahi
Namun, orang tua perlu berhati-hati karena tidak semua bintik merah atau putih pada wajah bayi merupakan jerawat. Salah satu kondisi yang sering disalahartikan sebagai jerawat bayi adalah milia. Milia merupakan benjolan kecil berwarna putih seperti mutiara yang sangat umum ditemukan pada bayi baru lahir. Milia bukanlah jerawat yang sebenarnya dan biasanya dapat menghilang dengan sendirinya.
Selain milia, bayi juga dapat mengalami erythema toxicum, yaitu ruam yang umum dan tidak berbahaya pada bayi baru lahir. Kondisi ini dapat terlihat seperti bintik atau pustula kecil berwarna putih di atas dasar kulit yang kemerahan dan biasanya menghilang dalam waktu sekitar satu hingga dua minggu.
Mengutip dari website keslan.kemkes.go.id, melalui Kementerian Kesehatan RI melalui Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan menjelaskan bahwa kulit bayi baru lahir masih mengalami proses pematangan fungsi secara bertahap. Karena itu, kulit bayi membutuhkan perawatan yang lembut untuk membantu menjaga fungsi perlindungannya.
Perawatan dengan mencuci kulit secara normal sudah cukup untuk sebagian besar kasus jerawat bayi. Orang tua dapat membersihkan wajah bayi menggunakan air atau sabun bayi yang lembut. Selain itu juga disarankan bagi orang tua tidak menggunakan obat jerawat yang biasa digunakan untuk remaja atau orang dewasa pada kulit bayi tanpa anjuran tenaga kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....