Kader Poskestren Pondok Al Jihad Didorong Deteksi TBC
- 12 Agt 2026 07:44 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Kader Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) gelar kegiatan “Napas Sehat, Hidup Kuat” di Pondok Al Jihad. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan peran kader poskestren dalam deteksi dini TBC.
Kegiatan dilaksanakan Marinda Dwi Puspitarini, dr., M.Si., bersama tim pengabdian masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA). Sebanyak 25 santri dan kader poskestren mengikuti edukasi, diskusi, serta sesi tanya jawab.
“Melalui edukasi ini, kami berharap santri dan kader semakin memahami gejala TBC dan cara mencegah penularannya. Kader juga diharapkan mampu menjadi penggerak kesehatan di lingkungan pesantren,” ujar Marinda, dalam siaran pers, Selasa 11 Agustus 2026.
Peserta diberikan pemahaman tentang TBC yang disebabkan bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini dapat menular melalui udara saat penderita batuk, bersin, atau berbicara.
Gejala TBC yang dikenalkan antara lain batuk berdahak lebih dari dua minggu, demam, sesak napas, dan keringat malam. Penurunan berat badan serta batuk berdarah juga menjadi tanda yang perlu diwaspadai.
“Deteksi dini penting dilakukan agar kasus dapat segera ditemukan dan ditangani. Karena itu, kader poskestren perlu memahami pentingnya pemeriksaan dahak melalui skrining berbasis mikrobiologi,” kata Marinda.
Peserta juga diajak menerapkan kebiasaan untuk mencegah penularan TBC. Langkah tersebut meliputi membuka ventilasi, menjaga kebersihan, mencuci tangan, memakai masker saat sakit, dan menutup mulut ketika batuk.
Tim pengabdian masyarakat mengingatkan pentingnya pengobatan TBC secara teratur hingga tuntas. Melalui kegiatan ini, kader poskestren diharapkan mampu membantu deteksi dini dan menciptakan lingkungan pesantren yang lebih sehat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....