Membangun Generasi Sehat dari Cepokolimo lewat Dental Mission GERDES UNAIR
- 07 Agt 2026 08:22 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Puluhan siswa MIS Miftahul Ulum, Desa Cepokolimo, Kecamatan Pacet, tampak antusias mengikuti kegiatan Dental Mission dan edukasi cuci tangan enam langkah. Program ini diselenggarakan oleh Kementerian Pengabdian Masyarakat BEM Universitas Airlangga Senin, 3 Agustus 2026 dalam rangka Gerbang Desa (Gerdes) Jilid IX.
Dalam rilis yang diterima, Kamis, 6 Agustus 2026, kegiatan tersebut terlaksana berkat kolaborasi dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Mojokerto. Selama kegiatan, mahasiswa UNAIR didampingi langsung oleh drg. Hawa Puteri dan drg. Fami Widya, Sp.KGA dari PDGI Cabang Mojokerto.
Rangkaian acara diawali dengan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut yang dikemas secara interaktif. Mahasiswa mengedukasi para siswa mengenai penyebab gigi berlubang, pentingnya menyikat gigi secara rutin, serta langkah-langkah menjaga kebersihan mulut sehari-hari.
Para siswa pun merespons dengan antusias. Banyak di antara mereka yang aktif menjawab pertanyaan dan membagikan pengalaman seputar kebiasaan menyikat gigi di rumah.
Selain edukasi gigi, siswa juga diajak mempraktikkan enam langkah cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir dengan bimbingan mahasiswa, mulai dari membersihkan telapak tangan hingga ujung jari.
Di tengah sesi edukasi, drg. Fami Widya, Sp.KGA menekankan pentingnya peran keluarga dalam membentuk kebiasaan sehat pada anak. “Sekolah berperan memberikan edukasi dan pengingat, tetapi kebiasaan menyikat gigi dua kali sehari harus dibangun dari rumah dengan pendampingan orang tua, terutama hingga anak berusia delapan tahun,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti anggapan keliru masyarakat yang kerap mengabaikan perawatan gigi susu karena menganggapnya akan digantikan gigi permanen. Padahal, gigi susu sangat vital bagi tumbuh kembang anak, dan kerusakannya dapat mengganggu pertumbuhan gigi dewasa kelak.
Salah satu momen berkesan terjadi saat sesi tanya jawab interaktif. Ketika ditanya mengenai penyebab gigi berlubang, seorang siswa menjawab bahwa hal tersebut disebabkan oleh bakteri. Jawaban ini mendapat apresiasi khusus dari drg. Fami, mengingat anak usia sekolah dasar umumnya menjawab akibat terlalu banyak makan manis atau kuman.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa UNAIR berharap para siswa tidak hanya mendapatkan pemahaman baru, tetapi juga mulai menerapkan kebiasaan menyikat gigi secara teratur dan mencuci tangan dengan benar dalam kehidupan sehari-hari.
Secara keseluruhan, Dental Mission ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), serta SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak). Sinergi antara mahasiswa, tenaga kesehatan, pihak sekolah, dan orang tua diharapkan mampu menanamkan pola hidup sehat sejak dini sebagai bekal masa depan anak-anak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....