Kebiasaan Makan Sambil Main Hp Pengaruhi Perilaku Anak
- 27 Jul 2026 07:22 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID,Surabaya – Kebiasaan anak makan sambil bermain telepon genggam atau menonton video masih sering dijumpai di banyak keluarga. Sebagian orang tua menganggap cara tersebut memudahkan anak menghabiskan makanan. Namun, kebiasaan ini ternyata dapat berdampak pada pola makan dan tumbuh kembang anak.
Hal itu disampaikan Poppy Kurnia, ahli parenting dari Surabaya, saat berbincang dengan Pro1 pada Minggu 26 Juli 2026, melalui sambungan telepon. Menurutnya, penggunaan gawai saat makan sebaiknya tidak dijadikan kebiasaan karena dapat memengaruhi perilaku makan anak sejak dini.
| Baca juga: Uban di Usia Muda, Normalkah? |
"Banyak orang tua merasa anak lebih mudah makan saat menonton atau bermain gawai. Padahal jika dilakukan terus-menerus, kebiasaan ini dapat mengganggu proses makan yang sehat," ujar Poppy Kurnia.
Ia menjelaskan, perhatian anak akan lebih tertuju pada layar dibandingkan makanan. Akibatnya, anak makan secara otomatis tanpa benar-benar menyadari rasa, tekstur, maupun jumlah makanan yang dikonsumsi.
| Baca juga: Minum Kopi setelah Makan Daging, Amankah? |
"Ketika fokus teralihkan, anak menjadi kurang peka terhadap rasa lapar dan kenyang. Kondisi ini dapat membuat anak makan berlebihan atau justru terlalu sedikit, sehingga berisiko mengalami masalah gizi, termasuk kelebihan berat badan," jelasnya.
Selain berdampak pada kesehatan, penggunaan gawai saat makan juga mengurangi kualitas interaksi antara anak dan orang tua. Padahal, waktu makan merupakan kesempatan untuk membangun kedekatan emosional, melatih kemampuan berkomunikasi, serta menanamkan kebiasaan makan yang baik.
"Jika anak selalu ditemani gawai saat makan, lama-kelamaan ia akan merasa tidak bisa makan tanpa tontonan. Ketergantungan seperti ini akan semakin sulit dihilangkan apabila terus dibiarkan," tambahnya.
Poppy Kurnia mengimbau para orang tua untuk mulai membiasakan anak makan tanpa gawai. "Jadikan waktu makan sebagai momen berkumpul bersama keluarga. Dengan begitu, anak lebih fokus menikmati makanan, belajar mengenali rasa lapar dan kenyang, sekaligus mempererat hubungan dengan orang tua," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....