Terapi Sel Punca Kini Semakin Dekat dengan Masyarakat Indonesia
- 13 Jul 2026 11:49 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Terapi sel punca (stem cell) semakin mendapat perhatian sebagai salah satu pendekatan dalam kedokteran regeneratif yang berpotensi membantu memperbaiki atau menggantikan jaringan tubuh yang rusak akibat penyakit maupun cedera. Di Indonesia, upaya memperluas akses terhadap terapi ini terus dilakukan dengan tetap mengedepankan aspek keamanan, etika, dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
Dalam praktik medis, terapi berbasis sel punca telah digunakan maupun diteliti untuk berbagai kondisi sesuai indikasi klinis, termasuk pada bidang ortopedi dan bedah plastik. Pemanfaatannya harus dilakukan di bawah pengawasan tenaga medis profesional serta melalui proses evaluasi yang ketat.
Seiring berkembangnya teknologi kesehatan, layanan penyimpanan sel punca atau stem cell banking juga mulai berkembang di Indonesia. Melalui layanan ini, sel punca yang berasal dari darah tali pusat maupun jaringan tali pusat dapat disimpan untuk kemungkinan digunakan di masa mendatang apabila memenuhi persyaratan medis dan regulasi yang berlaku.
Managing Director CryoCord Group, James Then, Senin 13 Juli 2026 mengatakan pengembangan terapi sel punca merupakan upaya menjembatani hasil penelitian dengan kebutuhan klinis pasien. "Kolaborasi ini adalah wujud aktualisasi yang sangat penting, di mana misi CryoCord adalah senantiasa menjembatani apa yang telah dicapai melalui riset skala laboratorium dengan perwujudan aplikasi klinis," ujarnya.
Selain penyimpanan sel punca, CryoCord Group juga mengembangkan berbagai teknologi terapi sel dan gen, seperti terapi sel Natural Killer (NK), Cytokine-Induced Killer (CIK), partikel ekstraseluler, hingga terapi CAR T-Cell. Pengembangan tersebut diharapkan dapat mendukung kemajuan layanan kesehatan berbasis teknologi di masa depan.
Direktur National Hospital, dr. Hendera Henderi, Sp.OG, MHPM, mengatakan pihaknya berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan berteknologi modern bagi masyarakat Indonesia. "Kolaborasi bersama CryoCord dalam bidang stem cell banking dan terapi menjadi salah satu langkah nyata kami untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih maju, preventif, dan berorientasi pada masa depan," katanya.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara National Hospital Surabaya dan CryoCord Indonesia. Kerja sama ini bertujuan memperluas akses terapi berbasis sel punca di Indonesia sekaligus mendukung pengembangan ekosistem kedokteran regeneratif melalui layanan yang aman, etis, dan sesuai dengan standar klinis serta regulasi yang berlaku.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....