Program Operasi Bibir Sumbing Bantu Puluhan Balita di Surabaya

  • 26 Jun 2026 16:56 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Sebanyak 20 balita dari berbagai daerah dijadwalkan menjalani operasi bibir sumbing dan celah langit-langit mulut di RS Premier Surabaya, Jumat 26 Juni 2026. Program ini merupakan kolaborasi Yayasan Wings Peduli, Yayasan Surabaya CLP Center, RS Premier Surabaya, dan tim medis Yayasan CLP Center untuk membantu anak-anak penyandang kelainan craniofacial memperoleh akses layanan kesehatan.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada 24 Juni 2026 di Kantor Wings Group Surabaya. Pelaksanaan operasi perdana dilakukan dua hari kemudian di RS Premier Surabaya.

Pasien yang mengikuti program ini berusia antara dua bulan hingga tiga tahun. Rentang usia tersebut dinilai sebagai fase penting dalam tumbuh kembang anak. Bibir sumbing dan celah langit-langit mulut merupakan kelainan bawaan yang dapat memengaruhi kemampuan makan, berbicara, pendengaran, hingga perkembangan kepercayaan diri anak.

Program operasi bibir sumbing yang dijalankan Yayasan Wings Peduli telah berlangsung sejak 2008. Selama lebih dari satu dekade, program tersebut telah membantu lebih dari 200 anak mendapatkan tindakan operasi yang sebelumnya sulit diakses karena keterbatasan ekonomi.

Ketua Yayasan Wings Peduli, Luciana Tanoyo, mengatakan setiap anak berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk tumbuh sehat dan memiliki masa depan yang lebih baik.

"Setiap anak berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk tumbuh sehat dan meraih masa depan yang lebih baik. Melalui program operasi bibir sumbing dan celah langit-langit ini, kami berharap dapat membantu anak-anak Indonesia memperoleh kualitas hidup dan masa depan yang lebih baik," ujarnya.

Selain tindakan operasi, program ini juga mencakup pemeriksaan kesehatan, pendampingan medis, serta edukasi kepada orang tua mengenai perawatan pascaoperasi guna mendukung proses pemulihan anak secara optimal.

Program tersebut menjadi bagian dari kegiatan tanggung jawab sosial di bidang kesehatan yang bertujuan memperluas akses layanan medis bagi anak-anak dengan kelainan bibir sumbing dan celah langit-langit mulut, sehingga mereka memiliki peluang tumbuh dan berkembang secara lebih optimal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....