Manfaat Memakan Telur Rebus saat Sarapan

  • 02 Jun 2026 09:59 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Sarapan sering disebut sebagai waktu makan terpenting dalam sehari, namun banyak orang melewatkannya karena terburu-buru atau alasan diet. Padahal, sarapan yang tepat dapat memberikan energi yang diperlukan tubuh untuk menjalani aktivitas sekaligus membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Salah satu pilihan sarapan sederhana namun bernutrisi tinggi adalah telur rebus.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menganjurkan masyarakat Indonesia untuk mengonsumsi dua butir telur rebus setiap pagi sebagai menu sarapan ideal. Dalam unggahannya, ia menjelaskan bahwa dua butir telur rebus mengandung sekitar 120 kalori dan 12 gram protein yang mampu mencegah lonjakan gula darah mendadak. Cukup merebus telur selama lima hingga tujuh menit, Anda sudah mendapatkan sarapan sehat tanpa perlu tambahan saus atau mayones yang menambah kalori.

Berdasarkan informasi dari laman resmi Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan (keslan.kemkes.go.id), telur merupakan sumber gizi yang sangat baik bagi tubuh. Satu butir telur mengandung sekitar 6 gram protein, berbagai vitamin (A, B, D, K), kolin, selenium, yodium, fosfor, besi, dan seng. Kandungan kolin pada telur sangat diperlukan untuk kesehatan membran sel dan membantu tubuh menjaga kadar homocysteine tetap normal.

Manfaat pertama dari sarapan telur rebus adalah mencukupi kebutuhan protein harian secara optimal. Protein dalam telur tergolong protein utuh karena mengandung sembilan asam amino esensial yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh sendiri. Kandungan protein ini juga tergolong minim lemak jenuh, menjadikan telur pilihan lebih baik dibanding daging sapi atau domba dalam hal kesehatan jantung.

Bagi Anda yang sedang berusaha menurunkan berat badan, telur rebus menjadi menu sarapan yang sangat direkomendasikan. Kombinasi antara protein dan lemak dalam telur membuat Anda merasa kenyang lebih lama hingga waktu makan siang tiba, sekaligus membantu meningkatkan metabolisme tubuh. Sebuah penelitian dalam International Journal of Obesity menemukan bahwa partisipan yang sarapan dua butir telur mengalami penurunan berat badan 65 persen lebih banyak dibandingkan yang sarapan bagel.

Telur rebus juga memberikan manfaat luar biasa bagi kesehatan otak berkat kandungan kolin di dalamnya. Tiap butir telur mengandung sekitar 147 miligram kolin, memenuhi 27 persen kebutuhan harian yang diperlukan untuk memproduksi molekul pemberi sinyal di otak. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kolin dapat menjaga kesehatan neurologis, meningkatkan fungsi kognitif, serta menurunkan risiko Alzheimer dan demensia.

Selain itu, telur rebus kaya akan antioksidan lutein dan zeaxanthin yang sangat bermanfaat bagi kesehatan mata. Kedua senyawa ini berfungsi melindungi mata dari risiko degenerasi makula dan katarak seiring bertambahnya usia. Mengonsumsi telur secara rutin diketahui dapat meningkatkan kadar antioksidan ini dalam tubuh secara signifikan.

Kabar baiknya, mitos bahwa telur menyebabkan kolesterol tinggi telah terbantahkan oleh berbagai penelitian terbaru. Faktanya, mengonsumsi telur dalam diet sehari-hari justru dapat meningkatkan kolesterol baik atau HDL dalam tubuh. Hal ini berarti telur rebus aman dikonsumsi rutin setiap pagi tanpa perlu khawatir akan risiko penyakit jantung koroner.

Masyarakat diimbau untuk menjadikan telur rebus sebagai menu sarapan harian karena praktis, murah, dan kaya manfaat. Dengan kandungan nutrisi yang lengkap, mulai dari protein, vitamin, mineral, hingga antioksidan, telur rebus menjadi investasi kecil untuk kesehatan jangka panjang. Mulailah esok pagi dengan dua butir telur rebus, rasakan sendiri perbedaannya pada energi dan konsentrasi Anda sepanjang hari.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....