Mengenal Kennel Cough, Penyakit Menular pada Anjing yang Mirip Flu
- 02 Mei 2026 18:45 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Kennel cough merupakan penyakit saluran pernapasan pada anjing yang sangat menular dan umum terjadi, terutama pada anjing yang sering berada di tempat penitipan, taman bermain hewan, atau lingkungan dengan banyak anjing lain. Penyakit ini dikenal juga dengan nama canine infectious respiratory disease complex (CIRDC).
Dilansir dari American Kennel Club (AKC), kennel cough biasanya disebabkan kombinasi virus dan bakteri, terutama bakteri Bordetella bronchiseptica. Penyakit ini menyebar melalui percikan udara saat anjing batuk atau bersin, serta dapat menular lewat mangkuk makan, mainan, maupun kontak langsung antaranjing.
Gejala paling umum kennel cough adalah batuk kering keras yang terdengar seperti anjing sedang tersedak. Selain itu, anjing juga bisa mengalami pilek, bersin, mata berair, lesu, hingga kehilangan nafsu makan. Dilansir dari Cornell University College of Veterinary Medicine, beberapa anjing tetap terlihat aktif meskipun batuknya cukup sering, sehingga pemilik kerap menganggap penyakit ini tidak serius.
Meski kebanyakan kasus tergolong ringan, kennel cough dapat menjadi berbahaya pada anak anjing, anjing lanjut usia, atau anjing dengan sistem imun lemah. Dilansir dari PetMD, infeksi yang tidak ditangani bisa berkembang menjadi pneumonia dan menyebabkan gangguan pernapasan lebih serius.
Untuk mencegah penularan, dokter hewan menyarankan vaksinasi Bordetella, menjaga kebersihan kandang dan peralatan makan, serta menghindari kontak dengan anjing yang sedang sakit. Dilansir dari VCA Animal Hospitals, vaksin kennel cough tersedia dalam bentuk suntikan, tetes hidung, maupun semprotan oral dan biasanya dianjurkan bagi anjing yang sering bepergian atau dititipkan.
Pemilik hewan juga diminta segera membawa anjing ke dokter hewan apabila batuk berlangsung lebih dari beberapa hari, disertai demam, sesak napas, atau tubuh terlihat sangat lemas. Penanganan dini dinilai penting untuk mencegah komplikasi dan mempercepat proses pemulihan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....