Posisi Tidur Paling Sehat, Mana yang Terbaik untuk Tubuh?
- 14 Apr 2026 13:31 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Tidur bukan hanya sekedar durasi, tetapi juga posisi. Banyak penelitian menunjukkan bahwa posisi tidur dapat mempengaruhi kesehatan tulang belakang, pernapasan, hingga kualitas istirahat secara keseluruhan. Oleh karena itu, memilih posisi tidur yang tepat menjadi hal penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang.
Posisi tidur yang tepat dapat membantu tubuh beristirahat dengan lebih optimal. Selain mempengaruhi kualitas tidur, posisi tidur yang sehat adalah posisi yang menjaga kesehatan tulang belakang tetap sejajar (netral), membuat otot rileks, mendukung sistem pernapasan, serta dapat mengurangi keluhan tertentu. Posisi ini membantu tubuh beristirahat secara optimal tanpa memberi tekanan berlebih pada bagian tertentu.
Dikutip dari akun instagram Siloam International Hospitals @siloamhospitals, berikut posisi tidur yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan tubuh antara lain :
Tidur Terlentang (Supine) – Paling Ideal.
Posisi tidur terlentang sering dianggap sebagai posisi terbaik karena Menjaga kepala, leher, dan tulang belakang dalam posisi netral, Mengurangi tekanan pada sendi dan punggung, Membantu mencegah nyeri leher dan punggung. Namun, posisi ini bisa memperparah dengkuran atau sleep apnea pada sebagian orang. Cocok untuk kesehatan tulang belakang dan pencegahan nyeri tubuh.
Tidur Telentang (Tangan ke Atas), manfaatnya baik untuk punggung, membantu mencegah kerutan dan jerawat. Resiko : Bisa memicu ngorok dan asam lambung, dan bahu bisa pegal. Sementara Telentang (Tangan di Samping), manfaatnya merupakan posisi terbaik untuk kepala, leher, dan tulang belakang.
- Tidur Miring – Paling Fleksibel dan Aman.
Tidur miring adalah posisi yang paling umum dan cukup direkomendasikan karena Membantu pernapasan lebih lancar, Mengurangi dengkuran, Baik untuk penderita asam lambung (GERD). Direkomendasikan untuk ibu hamil (terutama miring ke kiri). Namun kekurangannya, posisi ini bisa memberi tekanan pada bahu dan pinggul jika tidak didukung bantal yang tepat. Posisi tidur ini baik untuk pencernaan, pernapasan, dan ibu hamil.
Tidur Miring (Tangan di Samping), manfaatnya Tulang belakang lebih natural, mengurangi rasa pegal dan resiko sleep apnea. Namun tidur di posisi ini bisa picu kerutan di wajah. Sedangkan Miring (Tangan ke Depan), manfaatnya mirip manfaat posisi tidur miring biasa. Resiko : Bahu dan lengan bisa pegal serta kesemutan. Sedangkan posisi tidur miring kanan vs kiri, manfaatnya miring kiri membantu mengurangi asam lambung, dan lebih baik/disarankan untuk ibu hamil. Resiko : Miring kanan bisa memperparah heartburn, dan bisa menekan organ jika terlalu lama.
Sedangkan Tidur Tengkurap paling tidak dianjurkan. Meski bisa membantu mengurangi dengkuran, posisi ini memiliki banyak kekurangan seperti memberi tekanan pada leher (leher tegang) dan tulang belakang, mengganggu pernapasan karena dada tertekan, serta berpotensi menyebabkan nyeri punggung. Karena itu, posisi tengkurap umumnya tidak direkomendasikan oleh ahli kesehatan. Kurang cocok untuk : kesehatan tulang belakang dan leher.
Tidak ada satu posisi yang “sempurna” untuk semua orang, tetapi secara umum : Terbaik : tidur terlentang (untuk postur tubuh), Alternatif terbaik : tidur miring (untuk pernapasan & pencernaan), Hindari : tidur tengkurap. Pilihan terbaik tetap bergantung pada kondisi kesehatan masing-masing, seperti masalah punggung, asam lambung, atau kebiasaan tidur.
Tips Agar Posisi Tidur Lebih Sehat, Gunakan bantal yang menopang leher dengan baik, Tambahkan bantal di lutut (untuk posisi miring), Pilih kasur dengan tingkat kekerasan sedang (medium-firm), Hindari posisi yang membuat tubuh terasa tegang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....