Tubuh Tetap Fit, di saat Cuaca Panas Terik
- 06 Apr 2026 11:31 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Fenomena cuaca panas ekstrem yang melanda wilayah Surabaya dan sekitarnya dalam sepekan terakhir memaksa warga untuk lebih waspada terhadap dampaknya terhadap kesehatan. Suhu udara yang tercatat diatas 32 derajat celcius pada siang hari ini tidak hanya menyebabkan rasa tidak nyaman, tetapi juga berpotensi memicu gangguan serius seperti dehidrasi akut dan heat exhaustion. Masyarakat diimbau untuk tidak menganggap remeh kondisi ini karena paparan panas berlebih dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh secara drastis.
Langkah paling fundamental untuk menjaga tubuh tetap fit adalah dengan memastikan kecukupan cairan tubuh atau hidrasi. Berdasarkan informasi laman resmi sehatnegeriku.kemkes.go.id, masyarakat disarankan untuk minum air putih setidaknya 2-3 liter per hari dan menghindari konsumsi minuman berkafein, berenergi, serta manis yang justru memperparah dehidrasi. Kebiasaan menunggu rasa haus sebelum minum harus dihindari karena rasa haus adalah tanda awal bahwa tubuh sudah mengalami kekurangan cairan.
Selain asupan cairan, perlindungan dari sengatan matahari langsung menjadi kunci kedua yang tak kalah penting. Warga yang beraktivitas di luar ruangan sangat dianjurkan untuk menggunakan topi bertepi lebar, payung, atau pakaian lengan panjang berbahan katun yang longgar dan berwarna terang. Penggunaan tabir surya dengan minimal SPF 30 pada area kulit yang tidak tertutup pakaian juga merupakan langkah krusial untuk mencegah iritasi dan kanker kulit akibat paparan sinar ultraviolet.
Mengatur waktu aktivitas di luar ruangan juga menjadi strategi cerdas menghadapi cuaca terik. Masyarakat disarankan untuk menghindari bepergian atau bekerja berat di luar rumah pada rentang waktu puncak terik, yaitu antara pukul 11.00 hingga 15.00 waktu setempat. Jika terpaksa harus keluar pada jam-jam tersebut, perbanyaklah istirahat di area teduh dan jangan memaksakan diri jika tubuh mulai terasa lelah atau pusing.
| Baca juga: Manfaat Rutin Minum Wedang Jahe Setiap Pagi |
Penting bagi setiap individu untuk mengenali gejala awal gangguan akibat panas seperti pusing, mual, keringat berlebih yang dingin, detak jantung cepat, dan urin berwarna kuning pekat. Segera pindah ke tempat yang sejuk dan kompres bagian leher, ketiak, serta lipatan paha dengan kain basah jika gejala tersebut muncul. Minumlah air putih sedikit demi sedikit secara teratur untuk membantu menurunkan suhu inti tubuh kembali normal.
Jika setelah melakukan pertolongan pertama gejala tidak kunjung membaik atau justru disertai penurunan kesadaran, korban harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat. Kondisi seperti heat stroke merupakan kegawatdaruratan medis yang bisa berakibat fatal jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Oleh karena itu, kewaspadaan kolektif dari seluruh anggota keluarga sangat dibutuhkan untuk memastikan semua orang, terutama lansia dan anak-anak, tetap terlindungi selama musim panas terik ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....