Batas Konsumsi Makanan Manis Anak saat Lebaran

  • 22 Mar 2026 11:48 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya- Lebaran identik dengan beragam hidangan lezat, mulai dari makanan gurih hingga aneka sajian manis yang menggugah selera. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak pun kerap tergoda untuk mencicipi berbagai makanan manis seperti kue kering, sirup, dan es buah. Kondisi ini sering membuat konsumsi gula meningkat tanpa disadari.

Dilansir dari laman haibunda.com, kebiasaan orang tua yang ikut mengonsumsi makanan manis dalam jumlah banyak juga dapat memengaruhi anak. Anak cenderung meniru perilaku tersebut dan menjadi lebih leluasa dalam mengonsumsi makanan serupa. Padahal, konsumsi berlebihan tentu tidak baik bagi kesehatan.

Dokter spesialis anak, dr. Lucy Endang Savitri, Sp.A, menjelaskan bahwa pada dasarnya gula alami seperti gula pasir masih aman dikonsumsi selama dalam batas wajar. Namun, orang tua perlu lebih berhati-hati terhadap makanan atau minuman kemasan yang umumnya mengandung zat tambahan.

Ia mengingatkan pentingnya memperhatikan kandungan dalam produk kemasan melalui konsep 4P, yaitu pewarna, pemanis buatan, penguat rasa, dan pengawet. Zat-zat tersebut jika dikonsumsi berlebihan dapat menimbulkan gangguan kesehatan, terutama pada anak yang lebih rentan.

Beberapa keluhan yang sering muncul akibat konsumsi berlebih antara lain iritasi saluran pencernaan dan radang tenggorokan. Oleh karena itu, orang tua disarankan untuk selalu memeriksa label komposisi serta memastikan produk telah sesuai standar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Selain itu, pembatasan jumlah konsumsi juga sangat penting. Meskipun produk dinyatakan aman, konsumsi dalam jumlah banyak tetap berisiko. Orang tua dapat mengatur frekuensi makan anak agar tidak berlebihan, sehingga momen Lebaran tetap menyenangkan tanpa mengorbankan kesehatan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....