Waspada Konsumsi Hidangan Lebaran Berkalori Tinggi
- 20 Mar 2026 15:07 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Momen Lebaran identik dengan hidangan khas seperti rendang, opor, dan kue kering. Makanan ini tinggi kalori, lemak, dan gula, sehingga perlu dikonsumsi dengan hati-hati.
Dosen Gizi FKM Universitas Airlangga, Lailatul Muniroh, menanggapi fenomena tersebut. Ia menegaskan masyarakat tetap bisa menikmati hidangan Lebaran dengan pengaturan tepat.
“Masih bisa dinikmati, asalkan mampu mengatur porsi dan frekuensi konsumsi,” ujarnya, Jumat, 20 Maret 2026. Dalam ilmu gizi, ia menekankan pentingnya prinsip “Isi Piringku” saat Lebaran.
| Baca juga: Cegah Nipah dari Lingkungan Sekitar |
Prinsip ini menyeimbangkan karbohidrat, protein, sayur, buah, dan kecukupan cairan. Sumber karbohidrat dapat berasal dari ketupat atau nasi.
Protein dapat diperoleh dari daging, ayam, maupun telur. “Seringkali masyarakat terlalu fokus pada makanan bersantan atau kue manis saat Lebaran,” katanya.
“Padahal sayur dan buah penting untuk pencernaan dan keseimbangan gizi,” ucapnya. Ia juga mengingatkan risiko konsumsi berlebihan selama Lebaran.
Risikonya meliputi kenaikan berat badan, kolesterol tinggi, dan gangguan pencernaan. “Kue kering tinggi gula dapat meningkatkan kalori tanpa memberi rasa kenyang,” ujarnya.
“Masyarakat perlu tetap memperhatikan pola makan saat silaturahmi Lebaran," ucapnya. Ia menyarankan mengutamakan makanan utama sebelum mencicipi kue kering.
Perbanyak sayur, buah, air putih, serta batasi makanan bersantan dan berlemak. “Menikmati hidangan Lebaran diperbolehkan, tetapi jangan berlebihan, dan silaturahmi jalan, hidup sehat harus," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....