Mengapa Jerawat Sering Muncul saat PMS? Ini Penjelasannya
- 06 Mar 2026 15:53 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Menjelang datangnya menstruasi atau yang sering disebut premenstrual syndrome (PMS), banyak perempuan mengalami munculnya jerawat di wajah. Biasanya jerawat muncul di area dagu, rahang, atau pipi. Kondisi ini sering dianggap hal biasa, namun ternyata ada penjelasan ilmiah di balik munculnya jerawat saat PMS.
Dalam dunia medis, munculnya jerawat menjelang menstruasi berkaitan dengan perubahan hormon dalam tubuh perempuan. Selama siklus menstruasi, kadar hormon estrogen, progesteron, dan androgen akan naik dan turun secara alami. Perubahan inilah yang dapat memengaruhi kondisi kulit, termasuk memicu munculnya jerawat.
Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam International Journal of Adolescent Medicine and Health pada tahun 2020 dan diterbitkan di website www.wildlife-biodiversity.com menemukan adanya hubungan antara gejala menstruasi dan jerawat pada perempuan muda. Penelitian yang melibatkan ribuan responden tersebut menyimpulkan bahwa perubahan hormon selama siklus menstruasi dapat meningkatkan kemungkinan munculnya jerawat di wajah.
Dalam penelitian tersebut juga menyebutkan bahwa salah satu hormon yang berperan adalah hormon androgen. Hormon ini dapat merangsang kelenjar minyak di kulit untuk memproduksi lebih banyak sebum atau minyak alami. Ketika produksi minyak berlebih bercampur dengan sel kulit mati dan bakteri, pori-pori kulit dapat tersumbat dan akhirnya menimbulkan jerawat.
Penelitian lain yang dipublikasikan dalam European Review for Medical and Pharmacological Sciences pada tahun 2018 juga menjelaskan bahwa peningkatan hormon androgen memiliki hubungan erat dengan munculnya jerawat pada perempuan. Studi tersebut menilai bahwa perubahan hormon reproduksi menjadi salah satu faktor utama yang memicu jerawat, terutama pada periode tertentu dalam siklus menstruasi.
Selain itu, mengutip artikel berjudul Biochemical and hormonal abnormalities in adult female acne yang terbit di pubmed.ncbi.nlm.nih.gov jerawat sering muncul pada 2023 juga menyebutkan istilah fase luteal, yaitu sekitar satu minggu sebelum menstruasi. Pada fase ini kadar hormon progesteron meningkat sementara estrogen menurun. Kondisi tersebut dapat membuat kulit menjadi lebih berminyak dan lebih mudah mengalami peradangan.
Faktor lain seperti stres, kurang tidur, serta pola makan yang berubah menjelang menstruasi juga dapat memperparah kondisi jerawat. Beberapa orang cenderung mengonsumsi makanan manis atau berlemak saat PMS, yang dalam beberapa penelitian dikaitkan dengan peningkatan peradangan pada kulit.
Meski sering mengganggu penampilan, para ahli menyebut jerawat saat PMS sebagai kondisi yang cukup umum. Dengan menjaga kebersihan wajah, menggunakan produk perawatan kulit yang sesuai, serta menjaga pola hidup sehat, kemunculan jerawat menjelang menstruasi dapat dikurangi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....