Dinkes Perkuat Surveilans Penyakit Saat Ramadan
- 26 Feb 2026 11:12 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Sidoarjo – Dalam suasana Ramadan dan pelaksanaan ibadah puasa, Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai gangguan kesehatan yang berpotensi muncul akibat perubahan pola makan dan aktivitas harian.
Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) menegaskan pihaknya telah menyiapkan langkah antisipatif secara menyeluruh.
“Dinkes Sidoarjo akan meningkatkan surveilans kasus kesehatan, memastikan ketersediaan obat dan alat kesehatan di seluruh fasilitas pelayanan, serta mengintensifkan edukasi kepada masyarakat tentang pola hidup sehat selama puasa,” ujarnya, Kamis 26 Februari 2026.
Menurutnya, perubahan pola makan, jam tidur, dan kurangnya asupan cairan saat sahur maupun berbuka menjadi pemicu utama gangguan kesehatan selama Ramadan. Sejumlah puskesmas di Sidoarjo melaporkan pola keluhan yang hampir serupa setiap tahunnya.
Keluhan yang paling sering muncul di antaranya peningkatan asam lambung (maag), dehidrasi, tubuh lemas, diare, sembelit, gangguan pencernaan, serta sakit kepala.
Selain gangguan pencernaan, Dinkes juga mewaspadai potensi kenaikan kasus ISPA. Kondisi ini bisa dipicu oleh daya tahan tubuh yang menurun, cuaca tidak stabil, serta konsumsi makanan dan minuman yang kurang higienis.
“Untuk mencegah ISPA dan gangguan kesehatan lainnya selama Ramadan, masyarakat diimbau menjaga kebersihan diri dan lingkungan, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, minum air putih yang cukup saat sahur dan berbuka, serta memastikan waktu istirahat terpenuhi,” jelasnya.
Pengawasan keamanan pangan turut menjadi perhatian khusus. Dinkes bersama puskesmas akan melakukan pembinaan dan pemantauan terhadap pedagang takjil guna memastikan makanan yang dijual memenuhi standar kebersihan dan higienitas.
Masyarakat juga diimbau menghindari kontak langsung dengan orang yang sedang sakit serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala yang mengganggu.
Melalui langkah preventif tersebut, Dinkes berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman, sehat, dan nyaman sepanjang Ramadan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....