Ubi Ungu Diklaim Mampu Tangkal Kanker

  • 18 Feb 2026 14:58 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Ubi Ungu (Ipomea batatas L) merupakan salah satu jenis umbi-umbian yang banyak disukai berbagai kalangan karena rasanya yang manis dan teksturnya yang lembut. Selain itu, ubi ungu juga mudah diolah menjadi aneka makanan maupun jajanan. Namun dibalik kesederhanaannya, tahukah anda ternyata ubi ungu mempunyai beragam manfaat untuk kesehatan, salah satunya mencegah penyakit berbahaya seperti kanker.

Mengutip dari laman rsud.nunukankab.go.id, Ubi ungu mengandung antosianin, yaitu zat pemberi warna ungu pada ubi yang dapat berfungsi sebagai antioksidan, yakni senyawa yang mampu melawan paparan radikal bebas yang dapat memicu pertumbuhan sel kanker, terutama di ginjal, usus besar dan payudara. Senyawa ini mampu mengendalikan pertumbuhan sel kanker, sehingga menurunkan atau mengurangi resiko pembentukan kanker di dalam tubuh.

Antosianin memiliki dua kandungan penting, yaitu sianidin dan peonidin, yang sudah terbukti perannya sebagai antioksidan dalam tubuh. Kadar antosianin yang terdapat dalam ubi jalar ungu cukup tinggi, yaitu berkisar antara 110 hingga 210 miligram per 100 gram.

Sementara itu dikutip dari laman unair.ac.id, Ubi jalar ungu (Ipomea batatas L) salah satunya dapat mencegah penyakit kanker nasofaring (KNF). Kanker Nasofaring (KNF) adalah tumor ganas yang tumbuh di area kepala dan leher, terutama di dinding belakang hidung. Penyakit ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor antara lain faktor genetik, virus, dan lingkungan. Paparan terhadap bahan pemicu kanker (karsinogenik) merupakan salah satu faktor lingkungan pencetus terjadinya KNF. Penderita kanker nasofaring, umumnya mengalami berbagai keluhan seperti gangguan berbicara, pendengaran, maupun pernapasan.

Ada beberapa tips dalam mengolah ubi ungu, yaitu pastikan memilih ubi ungu yang segar dan sudah matang, Hindari ubi ungu yang memiliki bercak hitam, lunak atau lembek, dan berkeriput atau berkecambah, Jangan lupa simpan ubi ungu di tempat yang sejuk dan kering maksimal selama satu minggu.

Ubi ungu memang memiliki potensi dalam pencegahan kanker. Namun, hanya mengonsumsi ubi saja tidak cukup untuk menangkal risiko penyakit mematikan tersebut. Apabila Anda ingin menurunkan risiko kanker, konsumsi ubi secara rutin dan tentunya dikombinasikan dengan penerapan gaya hidup dan pola makan yang sehat. Sebaiknya hindari mengonsumsi junk food atau makanan yang mengandung banyak bahan pengawet, rokok maupun alkohol.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....