Rokok Elektrik (Vape) vs Rokok Konvensional, Hindari Keduanya!
- 26 Sep 2025 11:37 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya: Tren penggunaan rokok elektrik atau biasa dikenal dengan vape semakin popular di masyarakat saat ini, terutama kalangan remaja dan anak muda. Rokok elektrik (vape) dianggap sebagai gaya hidup modern dan alternatif yang lebih aman dibandingkan rokok berbahan tembakau (rokok konvensional).
Apalagi dengan adanya beragam varian rasa (liquid) membuat vape semakin diminati. Namun benarkah adanya anggapan bahwa vape lebih aman daripada rokok biasa?
Di tengah meningkatnya popularitas vape, pahami terlebih dahulu resiko dan bahaya apa saja yang ditimbulkan sebelum mengkonsumsinya. Kendati diklaim lebih minim resiko, tetapi bukan berarti vape (rokok elektrik) betul-betul aman untuk dikonsumsi.
Secara umum, perbedaan utama antara vape dengan rokok konvensional adalah dari bahan dasarnya, jika rokok konvensional mengandung tembakau, sementara vape tidak.namun bukan berarti vape lebih aman dibandingkan dengan rokok konvensional.
Menurut WHO (World Health Organization), baik vape ataupun rokok konvensional sama-sama memiliki resiko berbahaya bagi kesehatan dalam jangka waktu lama karena jika rokok mengandung zat-zat beracun yang dapat menyebabkan penyakit berbahaya seperti kanker, paru dan penyakit jantung, vape juga mengandung nikotin (zat beracun yang juga terdapat dalam rokok konvensional) dan bahan kimia lainnya yang berpotensi merusak kesehatan.
Rokok konvensional menghasilkan asap yang mengandung banyak zat beracun seperti tar dan karbon monoksida penyebab kanker, paru dan jantung. Sementara vape menghasilkan uap, tetapi uap tersebut tetap mengandung nikotin dan bahan kimia lainnya.
Mengutip dari laman https://hellosehat.com/ dan berbagai sumber lainnya, Rokok konvensional dan asapnya mengandung bahan kimia berbahaya diantaranya : Asetaldehida, Aseton, Arsenik, Acrolein, Amonia, Benzene, Kadmium, Kromium, Formaldehyde, Nitrosamines, Toluene, Nikotin, Tar, Karbon monoksida. Sementara uap yang dihasilkan dari vape mengandung berbagai zat antara lain : Nikotin, Volatile organic compounds (VOC), Bahan kimia perasa, Formaldehyde. Tetapi sulit untuk memastikan bahan kimia apa saja yang ada di dalam rokok elektrik (vape) mengingat sebagian besar produk kerap tidak mencantumkan semua zat yang terkandung di dalamnya.
Hingga saat ini belum ada fakta yang membuktikan bahwa bahaya atau dampak dari penggunaan vape lebih rendah dibandingkan dengan rokok konvensional. Keduanya sama-sama berbahaya bagi kesehatan, meskipun adanya anggapan bahwa rokok konvensional lebih mematikan daripada rokok elektrik (vape) namun pilihan terbaik untuk kesehatan adalah menghindari keduanya sepenuhnya karena penggunaan keduanya tetap beresiko bagi kesehatan. Keduanya sama-sama mengandung zat-zat berbahaya yang dapat mengancam kesehatan anda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....