Mengenal Gangguan Kepribadian Avoidant

  • 15 Agt 2025 12:05 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya: Gangguan Kepribadian Menghindar (AVPD), yang lebih populer dikenal sebagai gangguan kepribadian avoidant, membuat penderitanya memiliki riwayat panjang merasa tidak cukup mampu dan sangat sensitif terhadap apa yang orang lain pikirkan. Akibatnya, mereka cenderung menghindar untuk berinteraksi dengan orang lain.

Seseorang dengan gangguan kepribadian menghindar tampak pemalu dan penakut. Namun, kondisi ini lebih dari sekadar “pemalu”. Mereka menghindari orang lain karena merasa rendah diri, sangat sensitif terhadap penilaian, dan takut ditolak. Perasaan ini bersifat kronis dan intens, sehingga berdampak negatif pada kemampuan mereka untuk terlibat dan menjalani hidup.

Menurut healthdirect.gov.au, gejala gangguan ini muncul ketika seseorang menghindari bekerja sama dengan orang lain karena takut dikritik, dikecam, atau ditolak. Mereka tidak ingin berinteraksi kecuali yakin akan disukai dan sering menjauh dari hubungan dekat karena takut dipermalukan atau dicemooh.

Penderitanya terobsesi dengan kritik atau penolakan dalam situasi sosial, merasa terhambat saat bertemu orang baru karena rendah diri, dan melihat diri sendiri tidak mampu secara sosial, kurang menarik secara pribadi, atau lebih rendah dari orang lain. Mereka juga enggan mencoba aktivitas baru karena takut merasa malu.

Kepribadian seperti ini menyulitkan seseorang untuk berkembang. Kondisi ini dapat memicu stres dan bahkan berdampak pada kesehatan mental penderitanya. Oleh sebab itu, penting untuk mengenali diri sendiri apakah mengalami kendala dalam berinteraksi sosial, agar bisa segera menerapkan treatment atau penanganan yang tepat bagi orang dengan gangguan kepribadian menghindar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....