Empat Penyebab Gangguan Bahasa Ekspresif Pada Anak

  • 05 Mar 2025 13:55 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya: Gangguan Bahasa Ekspresif (GBE) pada anak dapat dipicu oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah faktor genetik. Anak dengan riwayat keluarga yang mengalami GBE lebih berisiko mengalami gangguan serupa. “Gangguan Bahasa Ekspresif dapat disebabkan oleh faktor genetik. Jika keluarga memiliki riwayat gangguan bahasa, akan meningkatkan risiko pada anak,” ujar Nurul Inayah, pendidik di Pendidikan Inklusi Cikal.

Selain faktor genetik, kurangnya komunikasi dua arah juga menjadi penyebab penting. “Kurangnya komunikasi dua arah antara orang tua dengan anak juga berpengaruh terhadap kemampuan bahasa anak,” ungkap Nurul. Anak yang jarang berinteraksi dengan orang tua atau lingkungan sekitar akan kesulitan dalam mengembangkan kemampuan berbicara dan memahami bahasa.

Tuntutan penggunaan bahasa lebih dari satu juga dapat mempengaruhi kemampuan berbahasa anak. Walaupun bilingualisme berdampak positif bagi perkembangan kognitif, beberapa anak kesulitan menguasai lebih dari satu bahasa secara bersamaan. “Pemakaian lebih dari satu bahasa di rumah juga dapat menjadi salah satu faktor yang menimbulkan gangguan kemampuan bahasa pada anak,” kata Nurul.

Penggunaan gawai berlebihan menjadi salah satu penyebab utama gangguan bahasa pada anak. Terlalu banyak screen time mengurangi interaksi sosial, yang berdampak buruk bagi perkembangan bahasa anak. “Anak yang terlalu sering melakukan screen time jarang berkomunikasi dua arah dengan orang-orang sekitarnya. Padahal, interaksi sangat penting untuk perkembangan bicara anak,” kat Nurul mengakhiri.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....