SMAN 2 Madiun Juara Lomba Smart School Challenge Ubaya
- 03 Mei 2024 20:34 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya : Satu lagi prestasi diraih oleh SMA Negeri 2 Madiun. Kali ini berhasil menyabet gelar juara 1 lomba Smart School Challenge.
Pada babak final yang digelar akhir pekan lalu (27/4) di Kampus Universitas Surabaya (Ubaya), Tim SMA Negeri 2 Madiun berhasil memperoleh nilai tertinggi. Mengalahkan tim finalis yang lain.
Smart School Challenge adalah lomba untuk menggali ide inovasi teknologi yang diselenggarakan oleh Prodi Sistem Informasi Ubaya.
Tujuannya untuk mendorong dan mengembangkan kreativitas, keterampilan, dan pengetahuan para pelajar terutama yang berkaitan dengan penerapan teknologi informasi di sekolah.
Arizia Auli Aziiza, ketua panitia lomba, menyampaikan bahwa kompetisi pelajar SMA dilaksanakan dalam 2 tahap, babak penyisihan dan babak final.
“Ada 29 tim yang mengikuti babak penyisihan. Mereka berasal dari pelbagai daerah. Tidak hanya dari sekolah di Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Namun, ada dari Surakarta, Kudus, Bali, dan Jakarta. Bahkan ada yang dari Sumatera, yaitu Medan dan Bengkulu. Ide inovasi teknologi karya para peserta bagus-bagus," katanya.
"Ide-ide ini terkait teknologi yang akan dikembangkan di sekolah masing-masing. Karya yang mereka kirimkan juga lengkap dengan rancangan desain dan bagaimana teknologi tersebut akan diterapkan.”, ujar Arizia Auli Aziiza yang juga merupakan dosen Program Studi (Prodi) Sistem Informasi Ubaya, Kamis (2/5/2024).
Dari peserta babak penyisihan terpilih 5 finalis. Para finalis ini membuat video dan mempresentasikan karyanya pada babak final yang berlangsung di Kampus Ubaya. Penilaian babak final dilakukan juri yang terdiri dari para dosen Prodi Sistem Informasi Ubaya, yaitu Dhiani Trisna Absari, Liliana, dan Daniel Soesanto.
Pada babak final ini tim dari SMA Negeri 2 Madiun menyampaikan tema Sibli (Siswa Bijak Literasi) Aplikasi Pembelajaran Interaktif Role Play Sebagai Upaya Peningkatan Kemampuan Literasi Siswa.
Tim ini mendapat nilai tertinggi dari juri sehingga berhasil keluar sebagai juara 1. Tim SMA Negeri 2 Madiun terdiri dari Regina Citra Hapsari, Muhammad Iqbal Putra Dhawarindra, Saskia Mayandaru Muzaki, serta Zulfa Fadha'il Izzah sebagai guru pendamping.
Keluar sebagai juara 2 SMAK Santa Agnes Surabaya yang beranggotakan Natalia Maria Wijaya, Evelyn Candra, Stephen Yosafat, dan guru pendamping Maria Karla Christie. Juara 3 adalah Harvest Center School Surabaya dengan anggota Felicia Angelin Soejono, Jemima Louisa Audrea Soputra, dan Astrid Chailen Maireke De Frestes sebagai guru pendamping.
Juara Harapan 1 adalah SMA Negeri 1 Jember yang terdiri dari Anindya Pandu Kinasih, Aribath Alzafri Harsyah Putra Anggana, Gadizha Maulidha Firdauzi dan guru pendamping Sari Mustika Sripadma. Sedangkan Juara Harapan 2 dari SMAK St. Louis 1 dengan anggota Gavriella Angeline, Yosafat, Joylinn Sonia Wongso, dan guru pendamping Ika Yuliastuti.
Para juara ini mendapat tropi, sertifikat, serta dana pembinaan dari Ubaya, JNE dan Bank Mandiri. Selain itu, mereka mendapat beasiswa dari Ubaya.
Babak final lomba Smart School Challenge merupakan rangkaian kegiatan peluncuran Prodi Sistem Informasi Ubaya. Rektor Ubaya Dr. Benny Lianto menyebut peluncuran prodi Sistem Informasi merupakan salah satu bentuk komitmen Ubaya dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
Sistem Informasi merupakan penerapan teknologi informasi pada bisnis dan manajemen. Bidang ilmu ini dibutuhkan di dunia bisnis, industrikurikulum , pemerintahan, dan lainnya.
Rektor Ubaya mengharapkan pada Prodi Sistem Informasi ini mahasiswa mendapat ilmu yang aplikatif sehingga ketika lulus, ilmu dan skill-nya relevan dengan dunia kerja.
Pembelajaran pada prodi Sistem Informasi Ubaya berfokus mengembangkan sistem bisnis yang memanfaatkan teknologi informasi yang tepat dalam perusahaan.
Ketua Program Studi Sistem Informasi Ubaya, Dhiani Tresna Absari, M.Kom. menerangkan kurikulum prodi ini terdiri dari 2 aspek utama, yaitu aspek teknologi informasi dan aspek bisnis.
“Mahasiswa prodi Sistem Informasi Ubaya akan dibekali kemampuan untuk mengelola infrastruktur teknologi informasi serta strategi penerapannya pada perusahaan. Juga kemampuan menganalisis data bisnis untuk menghasilkan informasi dan pengetahuan yang dapat memberikan nilai tambah bagi bisnis,” jelasnya.
Pada sesi launching juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan beberapa perusahaan, antara lain PT. Global Industri Teknologi Solusi, Maspion IT Unit dari Maspion Group, dan PT. Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE Express). Ubaya bersama perusahaan tersebut akan bekerja sama dalam hal akademik berupa magang MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka), penelitian bersama, kerja praktik, kuliah tamu, dan sebagainya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....