Tahun 2024 Dana BOS Daerah SD dan SMP di Kota Mojokerto Naik

  • 31 Jan 2024 05:31 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Mojokerto : Anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2024 yang bersumber dari APBD Kota Mojokerto naik. Dari yang sebelumnya Rp 13,4 miliar menjadi Rp 23,6 miliar.

Penjabat (Pj.) Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro mengatakan, kenaikan signifikan ada pada jenjang SD dari Rp 6,2 miliar menjadi Rp 14,2 miliar. Sedangkan untuk jenjang SMP juga meningkat menjadi Rp 9,3 miliar dari Rp 7,2 miliar pada tahun lalu.

"BOS Daerah (Bosda) jenjang SD pada 2023 sebesar Rp 30.000 per siswa per bulan. Tahun ini, nilainya ditingkatkan menjadi Rp 75.000 per siswa per bulan," kata Ali, Selasa (30/1/2024).

Ali Kuncoro menjelaskan, sebelumnya Bosda untuk siswa SMP dialokasikan sebesar Rp 70.900,- dan tahun ini menjadi Rp 92.000 per siswa per bulan. Nantinya jumlah dana Bosda yang diterima oleh sekolah berbeda antara sekolah satu dengan lainnya.

’’Jadi, selama 12 bulan lembaga SMP akan menerima Rp 1.104.000 per siswa,’’ jelasnya.

Ali Kuncoro menambahkan, jumlah dana Bosda yang diberikan sesuai dengan jumlah peserta didik, oleh sebab itu jumlah dana yang diterima oleh lembaga pendidikan bervariatif sesuai dengan jumlah peserta didik pada masing-masing sekolah.

Penggunaan dan pertanggung jawaban dana BOS ini sesuai dalam Perwali Nomor 3 Tahun 2023. Karena peruntukannya hanya digunakan menyokong kebutuhan operasional sekolah yang tak tercover dana BOS nasional. Dengan harapan bisa meningkatkan pendidikan di Kota Mojokerto.

"Pemkot juga memberikan fasilitas gratis untuk para siswa. Diantaranya angkutan sekolah seragam, sepatu dan peralatan sekolah. Tak hanya itu, program Membentuk Anak didik Santun Penyejuk Jiwa (MAS PJ) juga hadir untuk menjadi pendidik karakter bagi para siswa di Kota Mojokerto," harapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....