Lebih 50 Persen Wisudawan Unusa Sudah Bekerja

  • 30 Sep 2026 04:49 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Lebih dari 50 persen wisudawan Program Studi D-IV Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) telah bekerja sebelum mengikuti wisuda. Hal itu terungkap dalam wisuda ke-22 Unusa yang digelar Selasa 29 September 2026.

Kondisi tersebut menunjukkan keterkaitan pendidikan di Unusa dengan kebutuhan dunia kerja. Selain D-IV K3, sejumlah program studi lain seperti S1 Gizi juga mencatat mahasiswa yang telah bekerja sebelum menyelesaikan studi.

Mahasiswa D-IV K3 Unusa, Zulfi Ahmad Ruhan, mengatakan sejumlah mata kuliah yang dipelajari sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. “Banyak mata kuliah praktik yang menurut saya ilmu yang diberikan oleh para dosen benar-benar detail,” ujarnya.

Zulfi saat ini telah bekerja di salah satu perusahaan di Cikarang yang bergerak di bidang keramik dan kaca. Sementara itu, Naufal Bafiq Belvatrivano mengaku sertifikasi K3 yang difasilitasi Unusa membantunya memperoleh pekerjaan sebelum menerima ijazah.

Naufal bahkan telah diterima bekerja di salah satu perusahaan batu bara di Kalimantan Utara sebelum mendapatkan ijazah. Menurutnya, fasilitas sertifikasi kompetensi dari Unusa memudahkan mahasiswa mengikuti ujian sertifikasi tanpa harus mencari tempat di luar kampus.

Hal serupa dialami Anis Nailun, wisudawan S1 Gizi Unusa yang telah bekerja sebagai petugas gizi di bawah naungan Pemerintah Kota Surabaya. “Memang harus pintar-pintar membagi waktu antara kerja dan kuliah,” kata Anis yang mulai bekerja pada Januari 2024.

Di antara 1.038 wisudawan Unusa, terdapat 14 wisudawan non-Muslim dan 11 di antaranya atau 78,6 persen meraih predikat lulus dengan sangat memuaskan. Sejumlah wisudawan non-Muslim juga menyampaikan pengalaman mengenai toleransi dan dukungan selama menjalani perkuliahan di Unusa.

Rektor Unusa Prof Ir Tri Yogi Yuwono berpesan kepada para lulusan agar mengutamakan ketekunan, integritas, adab, empati, serta menghormati orang tua. “Pintar saja tidak cukup jika tidak memiliki akhlak yang mulia,” pesannya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....