MediaTek Resmi Mengumumkan Chipset Baru Dimensity 9600 Pro
- 16 Sep 2026 18:27 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – MediaTek resmi memperkenalkan chipset flagship terbarunya, Dimensity 9600 Pro, pada 15 September 2026. Chipset ini menjadi tonggak baru bagi MediaTek karena diproduksi menggunakan proses fabrikasi 2 nanometer TSMC, sekaligus membawa peningkatan performa, efisiensi daya, kemampuan kecerdasan buatan atau AI, gaming, dan fotografi komputasional. Dilansir dari Reuters, Dimensity 9600 Pro menjadi bagian dari strategi MediaTek untuk semakin memperkuat posisinya di segmen smartphone premium.
Dimensity 9600 Pro menggunakan konfigurasi CPU 2+3+3 All Big Core, yang terdiri dari dua core C2-Ultra dengan kecepatan hingga 4,55 GHz, tiga core C2-Pro hingga 4,35 GHz, serta tiga core C2-Pro hingga 3,1 GHz. Berdasarkan klaim MediaTek, konfigurasi tersebut mampu meningkatkan performa single-core hingga 17 persen dan multi-core hingga 15 persen dibandingkan generasi sebelumnya, sementara konsumsi daya untuk performa multi-core disebut turun hingga 61 persen.
Sektor AI menjadi salah satu fokus utama Dimensity 9600 Pro. MediaTek membekali chipset ini dengan arsitektur dual-NPU dan Agentic AI Engine yang dirancang untuk menjalankan berbagai pemrosesan AI secara langsung di perangkat. Dilansir dari Android Central, chipset ini mendukung model AI hingga 30 miliar parameter, dengan peningkatan hingga 51 persen pada performa LLM prefill serta efisiensi generasi token yang meningkat hingga 55 persen per watt dibandingkan pendahulunya.
Untuk gaming, Dimensity 9600 Pro mengandalkan GPU G2-Ultra NX. MediaTek mengklaim GPU tersebut menawarkan peningkatan peak performance hingga 27 persen, konsumsi daya 24 persen lebih rendah pada performa puncak, serta peningkatan ray tracing hingga 18 persen. Chipset ini juga dirancang mendukung pengalaman gaming hingga 185 frame per detik, dengan MediaTek HyperEngine yang bertugas mengoptimalkan performa dan penggunaan sumber daya selama bermain game.
Kemampuan kamera dan video juga mendapatkan peningkatan melalui Imagiq 1290 ISP serta AI Imaging Fusion Architecture. Kombinasi ISP dan NPU tersebut memungkinkan fitur seperti motion capture berbasis NPU pada 60fps, perekaman slow-motion native hingga 4K 240fps, 4K 60fps dengan AI True Color Tone, serta 4K 120fps cinematic log. MediaTek juga untuk pertama kalinya menghadirkan dukungan LPDDR6 dan UFS 5.0 pada platform ini, ditambah cache berkapasitas 34,5 MB untuk mendukung beban kerja yang lebih berat.
Bersamaan dengan Dimensity 9600 Pro, MediaTek turut memperkenalkan Dimensity 9600M, yang ditujukan untuk membawa sejumlah kemampuan flagship ke lebih banyak perangkat kelas atas. Perusahaan menyebut smartphone pertama yang menggunakan Dimensity 9600 Pro dan 9600M diperkirakan mulai hadir pada kuartal keempat 2026. Sejumlah laporan juga menyebut perangkat dari Vivo dan Oppo akan menjadi bagian dari gelombang awal smartphone yang mengadopsi chipset baru tersebut.
Dengan proses 2 nanometer, arsitektur CPU baru, kemampuan AI on-device, GPU generasi terbaru, serta dukungan standar memori dan penyimpanan yang lebih modern, Dimensity 9600 Pro menandai arah baru MediaTek untuk smartphone flagship. Reuters melaporkan bahwa chipset ini akan bersaing di pasar premium yang semakin menempatkan performa AI dan efisiensi daya sebagai bagian penting dari pengalaman penggunaan smartphone.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....