Pertamina Patra Niaga Dorong Mahasiswa ITS Siapkan Karier sejak Kuliah

  • 15 Sep 2026 12:15 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Pertamina Patra Niaga mendorong mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mempersiapkan karier sejak masa kuliah. Hal tersebut disampaikan Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Roberth M. V. Dumatubun.

Dorongan itu disampaikan melalui program Pertamina Goes to Campus yang digelar di ITS Surabaya. Program tersebut menjadi wadah berbagi pengetahuan, pengalaman, dan informasi mengenai dunia industri energi.

Roberth M. V. Dumatubun mengatakan ITS memiliki hubungan strategis dengan Pertamina. Menurutnya, ITS berkontribusi melalui teknologi dan sumber daya manusia.

“ITS menjadi salah satu kampus yang memberikan kontribusi teknologi kepada Pertamina,” ujar Roberth, Selasa, 15 September 2026. Kontribusi tersebut mencakup kebutuhan Pertamina secara umum maupun Pertamina Patra Niaga.

Menurut Roberth, banyak lulusan ITS yang kemudian bergabung dan berkarier di Pertamina. Kondisi tersebut menunjukkan keterkaitan kuat antara institusi pendidikan dan kebutuhan industri.

“Lulusan ITS banyak yang kemudian juga bergabung di Pertamina, khususnya,” katanya. Karena itu, ITS dinilai menjadi lokasi strategis pelaksanaan Pertamina Goes to Campus.

Pelaksanaan kegiatan di ITS juga memiliki keistimewaan tersendiri. Empat direktur Pertamina Patra Niaga yang hadir dalam kegiatan tersebut merupakan alumni ITS.

“Acara ini cukup spesial karena kita bisa menghadirkan empat direktur Pertamina Patra Niaga. Keempat-empatnya adalah alumni dari ITS,” ucapnya.

Kehadiran para pimpinan tersebut diharapkan memberikan perspektif langsung mengenai perjalanan karier di industri energi. Mahasiswa dapat memperoleh gambaran mengenai kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja.

Roberth mengatakan Pertamina Goes to Campus tidak hanya memberikan informasi mengenai perusahaan. Program tersebut juga mendorong mahasiswa menyiapkan kapasitas diri sejak dini.

“Harapannya, Pertamina Goes to Campus memberikan pemahaman, informasi, dan pengetahuan,” katanya. Menurutnya, persiapan mahasiswa perlu dilakukan melalui penguatan akademis dan pengalaman organisasi.

“Supaya mereka bisa lebih dini mempersiapkan diri dari sisi akademis,” ujar Roberth. “Juga dari sisi pengalaman organisasi untuk kemudian menjadi unggulan."

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....