Simfoni Kebinekaan AMN Surabaya, 305 Mahasiswa Diwisuda
- 12 Sep 2026 17:50 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) Surabaya mengukuhkan 200 mahasiswa baru Angkatan V Tahun 2026 dalam acara Simfoni Kebinekaan di The Trans Luxury Hotel Surabaya, Sabtu, 12 September 2026. Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan wisuda pertama mahasiswa penerima beasiswa AMN Surabaya angkatan 2022. Sebanyak 305 mahasiswa dari empat perguruan tinggi mitra dinyatakan lulus.
Kepala AMN Surabaya yang juga ex officio Wakil Rektor Bidang Akademik UPN Veteran Jawa Timur, Prof. Euis Nurul Hidayah, menyampaikan laporan akademik pengukuhan dan wisuda. “Total 200 mahasiswa penghuni baru,” ujar Euis dalam acara Simfoni Kebinekaan, Sabtu, 12 September 2026.
Mahasiswa baru tersebut berasal dari Universitas Airlangga (Unair), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur (UPN Veteran Jatim), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Masing-masing perguruan tinggi mengirimkan 50 mahasiswa.
Komposisi penghuni baru terdiri atas 47,5 persen perempuan dan 52,5 persen laki-laki. Mereka berasal dari 34 keterwakilan provinsi di Indonesia, dengan latar belakang prestasi akademik dan nonakademik di tingkat nasional maupun internasional.
Euis menyebut keberagaman daerah asal juga terlihat dari mahasiswa yang datang dari berbagai penjuru Indonesia, termasuk Merauke, Papua Selatan, dan Banda Aceh. Selain pengukuhan mahasiswa baru, AMN Surabaya mewisuda angkatan pertama penerima beasiswa tahun 2022. Dari 305 lulusan, sebanyak 186 orang meraih IPK lebih dari 3,5.
Lulusan tersebut berasal dari ITS sebanyak 50 orang, Unair 46 orang, Unesa 85 orang, dan UPN Veteran Jawa Timur 124 orang. Lima wisudawan tercatat menyelesaikan studi dalam waktu 3,5 tahun.
Rata-rata IPK lulusan Unair 3,41, Unesa 3,37, UPN Veteran Jawa Timur 3,54, dan ITS 3,41. Wisudawan dengan IPK tertinggi berasal dari UPN Veteran Jawa Timur, yakni Muhammad Hafiz Al-Ghafi dari Program Studi Informatika dengan IPK 3,98.
Pada acara yang sama, AMN Surabaya juga melaporkan pembentukan Ikatan Alumni AMN Surabaya. Organisasi tersebut diharapkan menjadi wadah komunikasi dan silaturahmi para lulusan.
“Sebagai wadah komunikasi dan silaturahmi antar sesama lulusan dalam membangun jejaring, mendukung kemajuan almamater dan membuka peluang kolaborasi untuk kemajuan bersama,” kata Euis.
Pembentukan ikatan alumni menjadi bagian dari penguatan jejaring mahasiswa penerima beasiswa AMN Surabaya setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi. Simfoni Kebinekaan mempertemukan mahasiswa dari berbagai daerah dan perguruan tinggi dalam rangkaian pengukuhan mahasiswa baru, wisuda angkatan pertama, serta penguatan hubungan antarlulusan AMN Surabaya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....