Lomba Sosiologi UNESA Dorong Pelajar Ciptakan Solusi Sosial
- 06 Sep 2026 20:05 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Lomba sosiologi di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) tahun ini tak sekadar menguji kemampuan peserta memahami teori. Para pelajar ditantang mengolah persoalan sosial menjadi gagasan yang bukan hanya analitis, tetapi juga menawarkan solusi.
Ketua Panitia SOCIUS 2026 Putri Dwi Permata Indah mengatakan peserta dituntut mampu mengembangkan persoalan sosial menjadi gagasan yang solutif. “Tidak hanya esai analisis saja, tetapi esai analisis yang solutif,” kata Putri.
Tantangan tersebut diberikan melalui Sosiologi Competition of UNESA (SOCIUS) 2026 yang digelar Program Studi Sosiologi UNESA, Sabtu 5 September 2026 di Fisipol Kampus UNESA Ketintang. Kompetisi ini diikuti siswa SMA atau sederajat untuk tingkat nasional serta guru untuk kategori internasional.
Putri menjelaskan format kompetisi tahun ini juga mengalami perubahan. Pada babak penyisihan, peserta SMA mengikuti Computer Based Test (CBT) secara online, sebelum peserta yang lolos melanjutkan ke babak semifinal.
“Babak semifinal dilakukan dengan menulis esai kemudian dipresentasikan,” ujarnya.
Menurut Putri, presentasi tersebut menjadi bagian penting untuk melihat sejauh mana peserta mampu mempertanggungjawabkan gagasan yang mereka tulis.
Tak hanya format lomba yang berubah, SOCIUS 2026 juga memperluas cakupan peserta. Kategori guru tahun ini dibuka hingga tingkat internasional dan diikuti peserta dari Filipina, Timor Leste, dan Malaysia.
“Untuk tahun ini babak semifinal nya dilakukan dengan esai menulis,” kata Putri.
Di luar kompetisi, SOCIUS juga diarahkan menjadi ruang untuk mengenalkan sosiologi kepada pelajar SMA. Putri berharap peserta mulai memahami apa yang dipelajari dalam ilmu sosiologi sebelum melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
“Harapan kami teman-teman SMA ini bisa mulai mengenal sosiologi itu seperti apa, apa-apa saja yang biasanya akan dipelajari di sosiologi,” ujarnya.
Selain lomba esai, rangkaian SOCIUS 2026 turut diisi bedah buku Sosiologi Pendidikan Transformatif dengan menghadirkan tiga penulis, yakni Lia Yunikawati, Abdur Rahman, dan Aditya Zulmi Rahmawan.
Putri mengatakan kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi ruang pertemuan dan pertukaran pengalaman antara pelajar, guru, serta pegiat sosiologi.
“Kita ingin menjadikan event SOCIUS ini adalah ajang silaturahmi untuk teman-teman SMA kemudian juga untuk bapak ibu guru,” katanya mengakhiri.
.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....