Nitecore NWE10, Peluit Elektronik 126 dB untuk Keadaan Darurat di Alam

  • 25 Agt 2026 19:33 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Nitecore memperkenalkan NWE10, perangkat peluit elektronik yang dirancang untuk membantu komunikasi, penanda lokasi, hingga memberikan sinyal darurat ketika beraktivitas di luar ruangan. Berbeda dari peluit konvensional yang membutuhkan tenaga pengguna untuk meniupnya, NWE10 dapat menghasilkan suara hanya dengan menekan tombol.

Dilansir dari Notebookcheck, perangkat ini mampu menghasilkan suara hingga 126 desibel dengan frekuensi 3.300 Hz, sehingga dirancang agar sinyalnya lebih mudah terdengar di lingkungan outdoor.

Menurut spesifikasi resmi Nitecore, NWE10 memiliki bobot hanya 38 gram dengan dimensi 65 x 33 x 32 milimeter. Perangkat ini menggunakan baterai lithium-ion berkapasitas 300 mAh yang diklaim mampu beroperasi hingga 80 jam dalam mode SOS maupun Beacon. Baterainya juga dirancang untuk tetap berfungsi pada suhu hingga minus 40 derajat Celsius, sehingga NWE10 dapat digunakan untuk aktivitas seperti hiking, trail running, camping, maupun olahraga musim dingin.

Salah satu fitur menariknya adalah SOS Mode yang dapat mengeluarkan sinyal darurat secara otomatis. Selain itu, terdapat Beacon Mode yang menghasilkan sinyal suara secara berulang untuk membantu anggota tim menemukan posisi pengguna. Nitecore juga menyediakan mode sinyal manual, sehingga pengguna dapat mengeluarkan bunyi singkat ketika membutuhkan perhatian tanpa harus mengaktifkan pola SOS.

Dari sisi ketahanan, NWE10 memiliki sertifikasi IPX7 dan ketahanan terhadap benturan hingga satu meter. Perangkat ini juga dilengkapi klip bawaan serta OUTDOCK bracket yang kompatibel dengan sistem MOLLE dan berbagai tali pada tas. Dengan desain tersebut, peluit dapat ditempatkan di bahu, dada, atau bagian tas sehingga mudah dijangkau ketika terjadi keadaan darurat.

Dilansir dari GB Ultra Runner, NWE10 juga menarik perhatian di kalangan pelari trail karena peluit merupakan salah satu perlengkapan keselamatan yang umum diwajibkan dalam kegiatan ultramaraton. Namun, media tersebut mencatat bahwa keberadaan peluit elektronik juga menimbulkan pertanyaan apakah tambahan bobot sekitar 38 gram benar-benar diperlukan bagi pelari yang sudah memiliki peluit konvensional pada rompinya.

Untuk pengisian daya, NWE10 menggunakan USB-C dan tetap dapat digunakan ketika sedang diisi. Artinya, ketika baterai mulai habis dalam situasi tertentu, perangkat dapat disambungkan ke power bank untuk mempertahankan fungsi sinyal. Nitecore juga menyarankan pengguna mengisi ulang baterai secara berkala apabila perangkat disimpan dalam waktu lama.

Nitecore NWE10 saat ini tersedia dalam beberapa pilihan warna, termasuk hitam, putih, hijau, dan oranye, dengan harga sekitar 20 dolar AS di sejumlah pasar. Perangkat ini bukan pengganti perlengkapan keselamatan utama ketika berada di alam, tetapi dapat menjadi alat tambahan untuk menarik perhatian atau memberi tahu posisi ketika komunikasi dan visibilitas menjadi sulit.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....