Unusa Gandeng Manchester Perkuat Riset Perkembangan Otak Prenatal
- 11 Agt 2026 16:47 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) memperkuat jejaring riset internasional di bidang kesehatan melalui International Guest Lecture bersama pakar Molecular Cardiovascular Sciences dari University of Manchester, Prof. Delvac Oceandy, MD., PhD. Kegiatan tersebut mengusung tema “Research Frontiers in Infection and Fetal Neurodevelopment” dan digelar di Kampus Unusa.
Kuliah tamu tersebut membahas perkembangan riset mengenai hubungan infeksi dengan perkembangan saraf janin sekaligus memperkuat arah penelitian kesehatan di Unusa. Kolaborasi ini juga diarahkan untuk mendukung pengembangan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Obstetri dan Ginekologi yang baru dibuka.
Rektor Unusa, Prof. Tri Yogi Yuwono, mengatakan kolaborasi internasional menjadi bagian penting dalam membangun budaya riset dan keunggulan akademik di Unusa. “PPDS Obstetri dan Ginekologi Unusa akan menjadi pusat riset perkembangan otak manusia sejak dalam kandungan,” kata Prof. Tri Yogi, Selasa 11 Agustus 2026.
Menurutnya, penelitian perkembangan saraf sejak masa awal kehidupan membutuhkan pendekatan lintas disiplin karena memiliki kompleksitas yang tinggi. “Dunia kedokteran dan teknik memiliki titik temu yang sama, yakni problem solving untuk meningkatkan kualitas hidup manusia,” ujarnya.
Prof. Dr. dr. Hermanto Tri Joewono, Sp.Og., Subsp.KSM., dalam kegiatan tersebut memaparkan gagasan pembentukan Pusat Studi Perkembangan Otak dan Kapasitas Kognitif Sejak dalam Rahim. Pusat studi itu akan menjadi wadah penelitian multidisiplin yang mencakup kesehatan ibu, perkembangan janin, nutrisi, serta tumbuh kembang anak.
Gagasan tersebut menempatkan pembangunan kualitas manusia sejak masa prakonsepsi dan kehidupan dalam kandungan, bukan baru ketika anak memasuki usia sekolah. Pendekatan itu membuka peluang penelitian yang mengintegrasikan kesehatan ibu dan anak dengan perkembangan otak serta kapasitas kognitif sejak fase awal kehidupan.
Sementara itu, Prof. Delvac Oceandy membagikan pengalamannya selama sekitar 30 tahun dalam merancang riset ilmiah yang berkualitas. “Ada lima hal penting dalam riset, yaitu fokus, kreativitas, kolaborasi, mentorship, dan integritas,” kata Prof. Delvac.
Prof. Delvac juga memaparkan perkembangan riset biomedis modern dalam penanganan penyakit jantung kronis yang menjadi salah satu penyebab utama kematian di dunia. Kehadirannya diharapkan memperkuat kapasitas penelitian Unusa melalui jejaring laboratorium, pendampingan peneliti muda, publikasi bersama, serta pengembangan riset kesehatan ibu dan anak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....