Rektor ITS: Inovasi Teknologi Siap Dukung SPPG

  • 30 Jul 2026 05:17 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Prof. Bambang Pramujati, menilai inovasi sivitas akademika berpotensi mendukung pengelolaan lingkungan SPPG. Beragam teknologi dinilai siap diterapkan untuk mengelola limbah secara berkelanjutan.

Menurut Prof. Bambang, komposter cepat menjadi inovasi yang menarik perhatian Menteri Lingkungan Hidup saat kunjungan ke ITS. Teknologi itu mampu mengolah sisa makanan menjadi kompos dalam delapan hingga 10 jam.

"Komposter biasa membutuhkan waktu sebulan, sedangkan teknologi ini hanya delapan sampai 10 jam," kata Prof. Bambang, Rabu, 29 Juli 2026. Ia menjelaskan proses dipercepat melalui sistem pemanasan dan pengadukan.

Prof. Bambang menilai komposter tersebut berpeluang diterapkan di dapur SPPG. Aktivitas pengolahan makanan selalu menghasilkan limbah organik yang perlu dikelola.

"Potensi ini bisa diaplikasikan di dapur SPPG karena selalu ada sisa makanan yang menjadi limbah," ujarnya. Pengelolaan limbah dinilai menjadi kebutuhan penting dalam operasional dapur.

Selain komposter, ITS juga mengembangkan instalasi pengolahan air limbah untuk mendukung operasional dapur SPPG. Teknologi itu dinilai relevan mengurangi dampak lingkungan.

Prof. Bambang menjelaskan limbah air dapur dapat diolah hingga aman dilepas ke lingkungan. Bahkan, secara teknologi kualitasnya berpotensi mencapai standar air minum.

"Sesuai arahan Pak Menteri, limbah cukup diolah hingga aman dibuang ke alam," ucap Prof. Bambang. Ia berharap inovasi ITS dimanfaatkan luas untuk memperkuat keberlanjutan program pemerintah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....