Waspada Modus Baru Penipuan Digital Gunakan Pemancar Seluler
- 29 Jul 2026 06:23 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Maraknya kasus penipuan digital dengan memanfaatkan sinyal telepon seluler menjadi perhatian masyarakat. Modus yang dikenal sebagai Fake BTS (IMSI Catcher) kini semakin sering digunakan pelaku kejahatan siber untuk mengelabui korban dan menguras saldo rekening maupun dompet digital.
Menanggapi fenomena tersebut, Panca Satya, salah satu dosen teknik di salah satu kampus ternama di Surabaya, menjelaskan kepada Pro1 melalui sambungan telepon, Selasa 28 Juli 2026, bahwa masyarakat perlu memahami cara kerja modus tersebut agar tidak menjadi korban.
"Pola ini memanfaatkan perangkat pemancar seluler palsu yang membuat ponsel korban berpindah ke jaringan 2G. Biasanya dilakukan di lokasi yang ramai seperti pusat perbelanjaan, konser, atau stasiun sehingga korban tidak menyadari adanya gangguan," ujar Panca Satya.
Ia menjelaskan, setelah ponsel korban terhubung ke jaringan palsu, pelaku mengirimkan SMS penipuan yang berisi tautan phishing. Pesan tersebut bahkan dapat muncul dalam percakapan yang menyerupai SMS resmi dari bank atau layanan dompet digital sehingga terlihat meyakinkan.
"Ketika korban mengklik tautan tersebut lalu memasukkan username, password, PIN, atau kode OTP, data itu langsung dapat dimanfaatkan pelaku untuk mengambil alih akun dan menguras saldo yang dimiliki korban," katanya.
Menurut Panca Satya, masyarakat harus lebih berhati-hati terhadap setiap pesan yang diterima melalui SMS, terutama yang meminta melakukan login atau memperbarui data melalui tautan tertentu. Ia menegaskan bahwa lembaga keuangan umumnya tidak meminta nasabah melakukan login melalui tautan yang dikirim lewat SMS.
"Jangan pernah login ke aplikasi m-banking atau e-wallet melalui tautan yang dikirim lewat SMS. Jika sinyal ponsel tiba-tiba turun menjadi 2G tanpa alasan yang jelas, masyarakat harus waspada karena bisa jadi itu merupakan indikasi adanya perangkat Fake BTS di sekitar lokasi," tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu membuka aplikasi bank atau dompet digital secara langsung melalui aplikasi resmi serta melakukan verifikasi ke layanan pelanggan apabila menerima pesan yang mencurigakan. Dengan meningkatkan kewaspadaan dan tidak mudah percaya pada tautan yang dikirim melalui SMS, risiko menjadi korban penipuan digital dapat diminimalkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....