DPRD Jatim Dukung Edukasi Pencegahan LGBT dan Melibatkan Orang Tua

  • 24 Jul 2026 12:27 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Kementerian Agama berencana memasukkan materi edukasi pencegahan penyebaran budaya LGBT ke dalam kurikulum pendidikan mulai kelas IV sekolah dasar. Dewan Jatim menilai, langkah tersebut merupakan upaya preventif untuk memberikan pemahaman kepada anak sejak dini mengenai nilai agama dan norma yang berlaku di masyarakat.

Anggota Komisi E DPRD Jatim Puguh Wiji Pamungkas, Jumat 24 Juli 2026 menilai penguatan pendidikan karakter melalui pemahaman agama menjadi fondasi penting dalam mencegah penyimpangan perilaku seksual. Materi tersebut tidak hanya bertujuan menambah pengetahuan, tetapi juga membangun kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga nilai moral dan agama.

"Saya pikir rencana Kementerian Agama ini bagus. Salah satu solusi yang mendasar dalam mencegah penyimpangan seksual adalah memberikan pemahaman agama yang baik sejak dini. Pemahaman agama menjadi fondasi penting untuk membangun karakter anak," ujar Puguh.

Meski mendukung, Puguh mengingatkan agar materi pembelajaran disusun secara matang dan disampaikan sesuai usia peserta didik. Menurutnya, pendekatan yang tepat akan membuat tujuan edukasi tercapai tanpa menimbulkan salah persepsi.

"Materinya harus disusun secara utuh, lengkap, dan disampaikan dengan pendekatan yang tepat. Guru-guru yang mengajarkan juga harus memiliki pemahaman dan perspektif yang sama, sehingga pesan yang diterima siswa tidak menimbulkan salah tafsir," katanya.

Selain pembelajaran di sekolah, Puguh menekankan pentingnya keterlibatan orang tua dalam pendidikan karakter anak. Menurutnya, sekolah perlu mengadakan edukasi bagi wali murid karena keluarga memiliki peran lebih besar dalam membentuk karakter anak dibandingkan lingkungan sekolah.

"Pembelajaran di kelas sangat baik sebagai langkah preventif, tetapi juga perlu ada penyuluhan atau edukasi kepada para orang tua. Waktu anak bersama keluarga jauh lebih banyak dibandingkan di sekolah, sehingga peran orang tua menjadi sangat menentukan," tegasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....